Selasa, 22 September 2026
03:33 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Fungsi monoton

Fungsi monoton

250px-Monotonicity_example3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar 1. Contoh grafik fungsi yang tidak monotonik

Dalam matematika, fungsi monotonik atau fungsi monoton adalah sebuah fungsi antar himpunan terurut yang mengawetkan atau membalikan suatu urutan.[1][2][3] Konsep ini pertama kali muncul dalam kalkulus, dan selanjutnya diperumum untuk masalah-masalah di teori urutan.

250px-Monotonicity_example2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar 2. Contoh grafik fungsi monotonik tak-menaik.
250px-Monotonicity_example1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar 3. Contoh grafik fungsi monotonik tak-menurun.

Dalam kalkulus dan analisis

Dalam kalkulus, sebuah fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} bernilai real yang terdefinisi pada suatu subset dari himpunan bilangan real, dikatakan monotonik jika fungsi tersebut seluruhnya tak-menaik atau seluruhnya tak-menurun.[2] Sebagai contoh, Gambar 2. menunjukkan grafik fungsi yang turun secara monotonik tidak perlu selalu menurun, cukup tidak pernah meningkat.

Sebuah fungsi dikatakan monoton naik (juga dikatakan naik secara monotonik, menaik, atau tak-menurun),[3] jika untuk setiap x {\displaystyle x} {\displaystyle x} dan y {\displaystyle y} {\displaystyle y}, dengan x ≤ y {\displaystyle x\leq y} {\displaystyle x\leq y}, akan berlaku f ( x ) ≤ f ( y ) {\displaystyle f\!\left(x\right)\leq f\!\left(y\right)} {\displaystyle f\!\left(x\right)\leq f\!\left(y\right)}. Fungsi f {\displaystyle f} {\displaystyle f} yang memenuhi hubungan tersebut dikatakan mengawetkan urutan. Serupa dengan itu, sebuah fungsi dikatakan monoton turun (juga dikatakan turun secara monotonik, menurun, atau tak-menaik)[3] jika x ≤ y {\displaystyle x\leq y} {\displaystyle x\leq y}, maka berlaku f ( x ) ≥ f ( y ) {\displaystyle f\!\left(x\right)\geq f\!\left(y\right)} {\displaystyle f\!\left(x\right)\geq f\!\left(y\right)}. Fungsi monoton membalikkan urutan.

Urutan ≤ {\displaystyle \leq } {\displaystyle \leq } dalam definisi kemonotonikan dapat diganti dengan urutan tegas (strict order) < {\displaystyle <} {\displaystyle <} untuk menghasilkan definisi yang lebih kuat. Fungsi yang memenuhi definisi ini disebut fungsi menaik tegas (terkadang cukup disebut menaik).[3][4] Serupa dengan itu, dengan membalik simbol pertidaksamaan, didapatkan konsep yang disebut menurun tegas (terkadang cukup disebut menurun).[3][4]

Referensi

  1. Clapham, Christopher; Nicholson, James (2014). Oxford Concise Dictionary of Mathematics (Edisi 5th). Oxford University Press.
  2. 1 2 Stover, Christopher. "Monotonic Function". Wolfram MathWorld (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-06. Diakses tanggal 2018-01-29.
  3. 1 2 3 4 5 "Monotone function". Encyclopedia of Mathematics (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-01-29. Diakses tanggal 2018-01-29.
  4. 1 2 Spivak, Michael (1994). Calculus. 1572 West Gray, #377 Houston, Texas 77019: Publish or Perish, Inc. hlm. 192. ISBN 0-914098-89-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan