Selasa, 22 September 2026
05:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Monarki absolut

bentuk pemerintahan dengan kekuasaan penuh pada raja atau ratu

Monarki absolut atau kerajaan mutlak adalah bentuk pemerintahan dengan kekuasaan tertinggi di tangan satu orang raja.[1] Dalam monarki absolut, raja atau ratu mempunyai kekuasaan absolut dan sama sekali tidak terbatas.[2] Sering kali monarki seperti itu bersifat turun-temurun.

Monarki absolut saat ini mencakup Brunei, Eswatini, [3] Oman,[4] Arab Saudi,[5] Vatikan,[6] dan masing-masing emirat yang membentuk Uni Emirat Arab, yang merupakan federasi dari monarki tersebut – monarki federal.[7][8] Meskipun monarki absolut kadang-kadang didukung oleh dokumen hukum, monarki ini berbeda dengan monarki konstitusional, yang wewenang rajanya dibatasi (misalnya oleh badan legislatif atau adat istiadat tidak tertulis) atau diimbangi oleh pejabat lain, seperti perdana menteri.[2]

Monarki absolut saat ini

Kerajaan Gelar Nama Sejak Lama Menjabat Suksesi Ref
 Negara Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah 01967-10-044 Oktober 1967 7004215360000000000♠58 tahun, 351 hari Warisan [9]
 Kesultanan Oman Sultan Haitham bin Tariq Al Said 02020-01-1111 Januari 2020 7003244400000000000♠6 tahun, 252 hari Warisan [10][11]
 Kerajaan Arab Saudi Raja Salman bin Abdul‘aziz 02015-01-2323 Januari 2015 7003425800000000000♠11 tahun, 240 hari Warisan dan Pemilihan [12]
 Kerajaan Swaziland Ngwenyama Mswati III 01986-04-2525 April 1986 7004147580000000000♠40 tahun, 148 hari Warisan dan pemilihan [13]
 Negara Kota Vatikan Sri Paus Leo XIV 02025-05-088 Mei 2025 7002500000000000000♠1 tahun, 135 hari Pemilihan [14]

Bekas Monarki absolut (abad 18-20)

Monarki Rentang Masa Nama Konstitusi Tahun

Diadopsi

Suksesor Saat Ini Ket
 Dinasti Qing 1636–1912 Garis Besar Konstitusi Kekaisaran 1908  Tiongkok

 Republik Tiongkok

 Kekaisaran Jepang 1868–1947 Konstitusi Kekaisaran Jepang 1889  Jepang
 Kekaisaran Korea 1897–1910 Konstitusi Nasional Kekaisaran Korea 1899  Korea Selatan

 Korea Utara

 Kesultanan Utsmaniyah 1299–1922 Konstitusi Utsmaniyah Pertama 1876  Turki
 Kekaisaran Rusia 1721–1917 Hukum Dasar Kekaisaran Rusia 1906  Rusia
 Kekaisaran Iran (Qajar) 1789–1925 Hukum Dasar Negara 1906  Iran
 Kerajaan Bersatu Denmark 1814–1864 Konstitusi Kerajaan Denmark 1849  Denmark
 Kerajaan Norwegia 1814 Konstitusi Kerajaan Norwegia 1814  Norwegia
 Kekaisaran Austria 1804–1867 Diploma Oktober 1860  Austria
 Kerajaan Prancis 843–1792 Konstitusi Prancis 3 September 1791 1791  Prancis
 Kekaisaran Spanyol 1492–1976 Konstitusi Politik Monarki Spanyol 1812  Spanyol
Belanda Kerajaan Bersatu Belanda 1815–1839 Konstitusi Kerajaan Belanda 1815  Belanda
Bulgaria Kepangeranan Bulgaria 1878–1908 Konstitusi Tarnovo 1879  Bulgaria
Thailand Kerajaan Siam 1855–1932 Konstitusi Kerajaan Siam 1932  Thailand
Nepal Kerajaan Nepal 1768–2008 Konstitusi Kerajaan Nepal 1959    Nepal
 Bhutan 1907–sekarang Konstitusi Bhutan 2008
 Kerajaan Afganistan 1926–1973 Konstitusi Kerajaan Afganistan 1964  Afganistan
Yaman Kerajaan Mutawakkiliyah Yaman 1918–1970 Konstitusi Republik Arab Yaman 1970  Yaman
 Kuwait 1961–sekarang Konstitusi Kuwait 1962
 Yordania 1946–sekarang Konstitusi Yordania 1952
 Maroko 1955–sekarang Konstitusi Maroko 1962 1962
 Kekaisaran Etiopia 1270–1974 Konstitusi Etiopia 1931 1931  Etiopia
 Tonga 1845–sekarang Konstitusi Tonga 1875

Referensi

  1. "Hasil Pencarian - KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2023-03-03.
  2. 1 2 Harris, Nathanial (2009). Systems of Government Monarchy (dalam bahasa Inggris). Evans Brothers. ISBN 978-0-237-53932-0.
  3. "Swaziland profile". BBC News. 2018-09-03.
  4. "Q&A: Elections to Oman's consultative Council". BBC News. 2011-10-13.
  5. Cavendish, Marshall (2007). World and Its Peoples: the Arabian Peninsula. Marshall Cavendish. hlm. 78. ISBN 978-0-7614-7571-2.
  6. "Organi dello Stato" [State Departments]. vaticanstate.va. Vatican State. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-02. Diakses tanggal 2014-01-25.
    "State Departments". vaticanstate.va. Vatican State. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-11. Diakses tanggal 2019-09-21.
  7. Stephens, Michael (2013-01-07). "Qatar: Regional backwater to global player". BBC News.
  8. "Vatican to emirates, monarchs keep the reins in modern world". The Times of India. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-16.
  9. Kerajaan Brunei. "Prime Minister". The Royal Ark. Pejabat Perdana Menteri. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Oktober 2011. Diakses tanggal 12 November 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Sultan Qaboos Centre for Islamic Culture. "About H.M the Sultan". Government of Oman, Diwan of the Royal Court. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Januari 2012. Diakses tanggal 12 November 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Nyrop, Richard F (2008). Area Handbook for the Persian Gulf States. Wildside Press LLC. hlm. 341. ISBN 978-1-4344-6210-7.
  12. "Saudi Arabia's King Abdullah dies". BBC News. 23 Januari 2015. Diakses tanggal 23 Januari 2015.
  13. Simelane, H.S. (2005), "Swaziland: Mswati III, Reign of", dalam Shillington, Kevin (ed.), Encyclopedia of African history, vol. 3, Fitzroy Dearborn, hlm. 1528–30, 9781579584559
  14. "Argentina's Jorge Mario Bergoglio elected Pope". BBC News. Diakses tanggal 13 Maret 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan