Senin, 19 Oktober 2026
02:43 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Mokhtarnameh

Bagikan:
Mokhtarnameh
Persiaمختارنامه
GenreSejarah
Biografi
Agama
Epik
Ditulis olehDavood Mirbagheri
Hasan Mirbagheri
Mohammad Beyranvand
SutradaraDavood Mirbagheri
PemeranFariborz Arabnia
Farhad Aslani
Hasan Mirbagheri
Reza Kianian
Amin Zendegani
Mehdi Fakhimzadeh
Nasrin Moghanloo
Fariba Kosari
Jafar Dehgan
Fereydoun Sorani
Amin Salahloo
Reza Rooygari
Davoud Rashidi
Mohammad Sadeghi
Shahram Haghighat Doost
Amir Reza Delavari
Parviz Poorhosseini
Negara asalIran
Bahasa asliPersia
Jml musim1
Jml episode40
Produksi
ProduserMahmoud Fallah
Sima Film
SinematograferAzim Javanrouh
Reza Ghaffari
EditorMehdi Hosseinivand
Durasi60 menit
Rilis asli
Rilis1 Oktober 2010 (2010-10-01) –
15 Juli 2011 (2011-7-15)

Mokhtarnameh (bahasa Persia:مختارنامه, terj. har. 'Kitab Mokhtar') adalah serial televisi epik sejarah Iran yang disutradarai oleh Davood Mir-Bagheri, berdasarkan kehidupan al-Mukhtar ats-Tsaqafi, seorang revolusioner pro-Alawiyyin yang berbasis di Kufah, yang memimpin revolusi Islam melawan Umayyah pada tahun 685 dan memerintah sebagian besar Irak selama delapan belas bulan selama Perang Saudara Islam II. Lebih dari 140 aktor berperan di dalamnya.[1] Awalnya difilmkan dalam bahasa Persia, dan kemudian disulih suara ke dalam beberapa bahasa. Serial ini adalah salah satu serial TV Iran yang paling diterima dengan baik di seluruh dunia, dan ditayangkan di televisi nasional setiap bulan Muharram.[2][3][4][5]

Ringkasan plot

Setelah sembilan tahun bertani dan jauh dari medan perang, al-Mukhtar ats-Tsaqafi kembali ke dunia politik ketika Hasan bin Ali terluka dalam pertempurannya melawan pasukan Muawiyah. Bertahun-tahun kemudian, Mukhtar tiba di Kufah untuk mempersiapkan kedatangan Husain bin Ali. Atas perintah Yazid, Ibnu Ziyad tiba dan menyatukan penduduk Kufah melawan Husain dengan menggunakan kebohongan. Mukhtar dipenjara untuk mencegah kerusuhan. Dia dibebaskan setelah pertempuran Karbala atas perintah Yazid. Mukhtar bersumpah untuk membalaskan kematian Husain. Karena membutuhkan sekutu, dia pergi ke Mekkah dan bertemu dengan Ibnu Zubair. Mukhtar membantu saudara Ibnu Zubair, Mush'ab, mengalahkan serangan Umayyah; tetapi tidak ada aliansi yang terbentuk. Mukhtar kembali ke Kufah dan menyatukan rakyat setelah Ibnu Ziyad kembali ke Damaskus dan Kufaah anpa pemimpin Mukhtar mengusir gubernur yang ditunjuk Ibnu Zubair dan mengambil alih kendali kota. Selama tahun-tahun berikutnya, ia membunuh hampir semua pembunuh Husain, termasuk Ibnu Ziyad, Umar bin Sa'ad, dan Syamr bin Dzil Jausyan, sambil berperang melawan pasukan khalifah Umayyah dan pasukan Ibnu Zubair. Akhirnya ia dikalahkan oleh pasukan Mush'ab dan mundur ke istananya di Kufah. Setelah satu tahun, Mukhtar memerintahkan pasukannya untuk berbaris dan mematahkan pengepungan; tetapi hanya sedikit yang mengikutinya keluar. Mukhtar terbunuh dan Mush'ab secara mengejutkan memerintahkan semua tentara Mukhtar yang telah menyerah untuk dipenggal kepalanya.

Produksi

Serial ini membutuhkan waktu lima tahun untuk diselesaikan, terdiri dari 40 episode dan diproduksi oleh Sima Film. Kisahnya mengulas peristiwa-peristiwa yang mengarah pada kesyahidan para Imam dan berakhir dengan masa remaja Mukhtar. Film ini juga membahas enam belas tahun kehidupan Mukhtar dan mencakup kematian Muawiyah, penerus Yazid, dan peristiwa-peristiwa yang mengarah pada Asyura dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemberontakan Mukhtar hingga kemartiran dirinya dan para sahabatnya.[6]

Referensi

  1. ↑ "Mehrnews". mehrnews.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 23 April 2005. Diakses tanggal 10 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ farhikhtegandaily. "روایت فتح مختار". فرهیختگان آنلاین (dalam bahasa Persia). Diarsipkan dari asli tanggal 30 Desember 2025. Diakses tanggal 2025-12-27.
  3. ↑ "چند حقیقت درباره «مختارنامه» 15 ساله/ این سریال هیچ‌وقت کهنه نمی‌شود - تسنیم". خبرگزاری تسنیم | Tasnim (dalam bahasa Persia). Diarsipkan dari asli tanggal 2025-10-16. Diakses tanggal 2025-12-27.
  4. ↑ jahannews.com (2020-08-25). "چرا «مختارنامه» همچنان جذاب است؟". جهان نيوز (dalam bahasa Persia). Diarsipkan dari asli tanggal 30 Desember 2025. Diakses tanggal 2025-12-27.
  5. ↑ "Iran popular series well received in Iraq". ifilm-آیفیلم (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 30 Desember 2025. Diakses tanggal 2025-12-27.
  6. ↑ "Mokhtarnameh is the sixth TV series directed by Mirbagheri". iran-daily.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 8 April 2023. Diakses tanggal 10 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan