Sabtu, 10 Oktober 2026
12:02 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Mohammad Zamroni

Mohammad Zamroni

Bagikan:
Mohammad Zamroni
Zamroni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam IndonesiaKe-2
Masa jabatan
1967–1973
PendahuluMahbub Djunaidi
PenggantiAbduh Paddare
Informasi pribadi
Lahirjmpl
(1935-08-10)10 Agustus 1935
Meninggal5 Februari 1996(1996-02-05) (umur 60)

Mohammad Zamroni
MakamTPU Tanah Kusir
200px
Mohammad Zamroni
Orang tua
  • jmpl
  • 200px
  • Mohammad Zamroni

Mohammad Zamroni (10 Agustus 1935 – 5 Februari 1996)[1] adalah seorang tokoh pemuda dan mahasiswa semasa kebangkitan Orde Baru di Indonesia.[1] Ia adalah salah satu pendiri organisasi KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia).[1][2] Mohammad Zamroni beserta kawan-kawannya (termasuk Soe Hok-gie) sering mengadakan orasi politik di depan Universitas Indonesia dalam rangka memberi kritik kepada pemerintah.[2] Kariernya sebagai pengajar di sekolah sebagai pengajar agama Islam dan menjadi asisten Anggota DPR sejak tahun 1967 kemudian menjadi Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).[1]

Riwayat Hidup

Kegiatan organisasinya dimulai sebagai sekretaris Pelajar Islam Indonesia (PII) di kota Kudus, Jawa Tengah.[1] Ia juga menjadi sekretaris jenderal, pucuk pimpinan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama di Yogyakarta.[1] Pada tahun 1966, Ia menjabat sebagai ketua presidium KAMI Pusat bersama wakil-wakilnya, Cosmas Batubara (yang kemudian menjadi Menteri Perumahan Rakyat Kabinet Pembangunan IV), David Napitupulu, Ilyas, dan Mar'ie Mohammad.[1][3] Zamroni juga menjadi Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) sejak 1967, Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor sejak 1968, dan menjadi Sekretaris Jenderal PB NU sejak tahun 1979.[1]

Referensi

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Mohammad Zamroni" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 7 (VAK-ZWI). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal.4029
  2. 1 2 (Indonesia) Rudi Badil, Luki Sutrisno Bekti, Nessy Luntungan Rambitan., Soe Hok-gie-- sekali lagi. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2009, hal. 383
  3. ↑ (Indonesia)J.B. Sudarmanto., Tengara Orde Baru: kisah Harry Tjan Silalahi. Jakarta: Gunung Agung, 2004, Hal. 171
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan