Minggu, 27 September 2026
15:06 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Moeritherium

Moeritherium

genus mamalia

Moeritherium
Rentang waktu: Akhir Eosen
250px-Moeritherium.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
†Moeritheriidae

C.W. Andrews, 1906
Genus:
†Moeritherium

C.W. Andrews, 1901
Species
  • †M. andrewsi Schlosser, 1911
  • †M. azzouzorum Gheerbrant, 2009
  • †M. chehbeurameuri Delmer et al., 2006
  • †M. gracile Andrews, 1902
  • †M. lyonsi Andrews, 1901
  • †M. trigodon Andrews, 1904
Artikel takson sembarang

Moeritherium ('hewan dari Danau Moeris') adalah genus yang terdiri dari beberapa spesies. Mamalia prasejarah ini berkerabat dengan gajah dan, lebih jauh lagi, sapi laut. Mereka hidup pada masa Eocene.

Spesies Moeritherium adalah hewan mirip babi yang hidup sekitar 37-35 juta tahun lalu. Bentuk Moeritherium menyerupai tapir modern[1] atau kuda nil kerdil. Ukuran mereka lebih kecil dari gajah modern, tingginya hanya 70 sentimeter pada pundaknya dan panjangnya sekitar 3 meter (9,8 ft). Mereka dipercaya senang berkubang di rawa dan sungai, seperti yang sekarang dilakukan oleh kuda nil. Bentuk giginya membuktikan bahwa mereka memakan tumbuhan air lunak.

250px-Moeritherium_lyonsi_skull.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Moeritherium lyonsi di Muséum National d'Histoire Naturelle, Paris, Prancis.
250px-Moeritherium_andrewsi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Moeritherium andrewsi

Wujud tengkoraknya menjelaskan bahwa Moeritherium tidak punya belalai seperti gajah, walaupun ada kemungkinan mereka memiliki bibir atas yang fleksibel dan kuat untuk mencabut tumbuhan air. Gigi taring mereka membentuk gading kecil, yang terlihat lebih mirip gigi kuda nil ketimbang gajah modern.[2][3]

Cabang yang Hilang

Moeritherium diyakini bukan nenek moyang gajah modern; mereka adalah cabang dari jenis gajah yang punah, tanpa meninggalkan keturunan apapun. Sebenarnya ada banyak spesies gajah awal yang muncul pada masa Eosen, dan beberapa, seperti Palaeomastodon, terlihat lebih mirip dengan gajah modern. Tetapi, Moeritherium menunjukkan famili gajah yang berevolusi dengan cara berbeda, yang hanya memiliki belalai kecil dan kaki yang pendek.

Dalam Budaya Populer

Referensi

  1. ↑ Koehl, D. 2006. The genus Moeritherium, ancestor of elephants. Downloaded on 6 December 2006.
  2. ↑ Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 238. ISBN 1-84028-152-9.
  3. ↑ Savage, RJG, & Long, MR (1986). Mammal Evolution: an illustrated guide. New York: Facts on File. hlm. 147. ISBN 0-8160-1194-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan