Jumat, 06 November 2026
14:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Modulus kompresi

Modulus kompresi

Bagikan:
250px-Isostatic_pressure_deformation.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi kompresi uniform

Modulus kompresi atau modulus curah (bahasa Inggris:bulk modulus; dengan lambang K atau B) suatu zat adalah ukuran resistansi zat itu pada kompresi uniform. Didefinisikan sebagai rasio kenaikan tekanan infinitesimal terhadap penurunan relatif volume yang dihasilkan. Satuan SI modulus kompresi adalah pascal, dan bentuk dimensionalnya adalah M1L−1T−2.[1]

Definisi

Modulus kompresi K>0 dapat secara formal didefinisikan dengan persamaan

K=−VdPdV

di mana P adalah tekanan, V adalah volume, dan dP/dV melambangkan turunan tekanan terhadap volume. Secara ekuivalen:

K=ρdPdρ

di mana ρ adalah densitas dan dP/dρ melambangkan turunan tekanan terhadap densitas. Invers modulus kompresi adalah kompresibilitas zat tersebut.

Relasi termodinamika

Secara sempit, modulus kompresi adalah suatu kuantitas dari termodinamika, dan untuk memberi spesifikasi suatu modulus kompresi perlu diberi spesifikasi bagaimana suhu berubah-ubah ketika mengalami kompresi: suhu konstan (isotermik KT), entropi konstan (adiabatik KS), dan variasi-variasi lain mungkin terjadi. Pembedaan demikian khususnya relevan untuk gas.

Bagi suatu gas ideal, modulus kompresi adiabatik KS dihitung dengan

KS=γP

dan modulus kompresi isotermal KT dihitung dengan

KT=P

di mana

γ adalah indeks adiabatik, kadangkala disebut κ.
P adalah tekanan.

Bilamana gas itu bukan ideal, persamaan-persamaan ini hanya memberi perkiraan modulus kompresi. Dalam suatu cairan, modulus kompresi K dan densitas ρ ditentukan oleh kecepatan suara c (pressure waves), menurut rumus Newton-Laplace

c=Kρ.

Dalam benda padat, KS dan KT mempunyai nilai yang hampir sama. Benda padat juga dapat menahan gelombang transvers: untuk bahan-bahan semacam ini satu modulus elastik tamabahan, misalnya modulus geser, dibutuhkan untuk menentukan kecepatan gelombang.

Pengukuran

Modulus kompresi dapat diukur menggunakan difraksi bubuk di bawah tekanan. Ini merupakan sifat suatu cairan yang menunjukkan kemampuan untuk mengubah volume di bawah tekanan.

Sejumlah nilai tertentu

Perkiraan modulus kompresi (K) untuk bahan-bahan umum
Bahan Modulus kompresi dalam GPa Modulus kompresi dalam psi
Kaca (lihat juga diagram di bawah tabel) 35 to 55 5,8×106
Baja 160 23×106
Berlian (pada 4K) [2] 443 64×106
250px-SpiderGraph_BulkModulus.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengaruh penambahan komponen kaca tertentu pada modulus kompresi kaca dasar.[3]

Suatu bahan dengan modulus kompresi 35 GPa kehilangan satu persen volumenya ketika diberi tekanan eksternal sebesar 0,35 GPa (~3500 Bar).

Perkiraan modulus kompresi (K) untuk bahan-bahan lain
Air 2,2×109 Pa (nilai meningkat pada tekanan yang lebih tinggi)
Metanol 8,23×108 Pa (pada 20 °C dan 1 Atm)
Udara 1,42×105 Pa (modulus kompresi adiabatik)
Udara 1,01×105 Pa (modulus kompresi pada suhu konstan)
Helium padat 5×107 Pa (perkiraan)

Referensi

  1. ↑ "Bulk Elastic Properties". hyperphysics. Georgia State University.
  2. ↑ Page 52 of "Introduction to Solid State Physics, 8th edition" by Charles Kittel, 2005, ISBN 0-471-41526-X
  3. ↑ Fluegel, Alexander. "Bulk modulus calculation of glasses". glassproperties.com.
Rumus konversi
Bahan-bahan elastik linear isotropik homogen mempunyai sifat-sifat elastik yang secara unik ditentukan oleh dua dari modulus di atas; jadi, dengan mengetahui dua di antaranya, modulus elastik yang lain dapat dihiung menurut rumus-rumus ini.
K= E= λ= G= ν= M= Notes
(K,E) K E 3K(3K−E)9K−E 3KE9K−E 3K−E6K 3K(3K+E)9K−E
(K,λ) K 9K(K−λ)3K−λ λ 3(K−λ)2 λ3K−λ 3K−2λ
(K,G) K 9KG3K+G K−2G3 G 3K−2G2(3K+G) K+4G3
(K,ν) K 3K(1−2ν) 3Kν1+ν 3K(1−2ν)2(1+ν) ν 3K(1−ν)1+ν
(K,M) K 9K(M−K)3K+M 3K−M2 3(M−K)4 3K−M3K+M M
(E,λ) E+3λ+R6 E λ E−3λ+R4 2λE+λ+R E−λ+R2 R=E2+9λ2+2Eλ
(E,G) EG3(3G−E) E G(E−2G)3G−E G E2G−1 G(4G−E)3G−E
(E,ν) E3(1−2ν) E Eν(1+ν)(1−2ν) E2(1+ν) ν E(1−ν)(1+ν)(1−2ν)
(E,M) 3M−E+S6 E M−E+S4 3M+E−S8 E−M+S4M M

S=±E2+9M2−10EM
Ada dua pemecahan valid.
Tanda plus mengarah kepada ν≥0.
Tanda minus mengarah kepada ν≤0.

(λ,G) λ+2G3 G(3λ+2G)λ+G λ G λ2(λ+G) λ+2G
(λ,ν) λ(1+ν)3ν λ(1+ν)(1−2ν)ν λ λ(1−2ν)2ν ν λ(1−ν)ν Tidak dapat digunakan bilamana ν=0⇔λ=0
(λ,M) M+2λ3 (M−λ)(M+2λ)M+λ λ M−λ2 λM+λ M
(G,ν) 2G(1+ν)3(1−2ν) 2G(1+ν) 2Gν1−2ν G ν 2G(1−ν)1−2ν
(G,M) M−4G3 G(3M−4G)M−G M−2G G M−2G2M−2G M
(ν,M) M(1+ν)3(1−ν) M(1+ν)(1−2ν)1−ν Mν1−ν M(1−2ν)2(1−ν) ν M
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan