Senin, 28 September 2026
04:36 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Modaka

Untuk penganan dari India, lihat modak.

Modaka adalah bahasa Gorontalo yang berarti menghitung dalam permainan kelereng.[1] Permainan ini sudah populer sejak zaman kompeni. Anak-anak yang memainkan permainan ini, bahkan anak Belanda kerap menggunakan istilah hitungan dari bahasa Gorontalo yang biasa disebut dengan nama moneka. Permainan ini dimainkan oleh dua orang hingga maksimal lima orang. Peralatannya berupa kelereng dan dua potong kayu yang berfungsi untuk menjepit kelereng.

Tata cara bermain

Dalam permainan ini dibutuhkan arena yang memiliki tiga lubang dengan jarak antar lubang sekitar satu setengah meter dan ketiganya berada dalam satu jalur garis lurus.

  • Tentukan pihak siapa yang bermain terlebih dahulu.dengan cara mokuru (mengukur jarak kelereng yang jatuh paling dekat dengan lubang)
  • Pihak pertama melempar kelereng sedekat mungkin hingga masuk ke lubang pertama atau lubang A.
  • Jika pihak pertama tidak berhasil memasukkan kelereng nya ke lubang A, maka pihak kedua diperbolehkan melempar kelerengnya sehingga mengenai kelereng pihak pertama.
  • Jika pihak kedua berhasil mengenai kelereng pihak pertama sehingga membuat kelerengnya menjauhi lubang A,


Rujukan

  1. ↑ Hamzuri, 1998. Permainan Tradisional Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Permuseuman. hlm. 386.{{cite book}}: |first= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan