Selasa, 13 Oktober 2026
04:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Mittelafrika

Mittelafrika

Bagikan:
250px-Mittelafrika2.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkiraan lokasi Mittelafrika ditandai dengan warna biru dan biru tua. Koloni Jerman pada masa sebelum Perang Dunia I ditandai dengan warna biru tua. Wilayah yang dapat dimasukkan (koloni Portugis) ditandai dengan warna biru muda.

Mittelafrika (Jerman:[ˈmɪtl̩ˌʔaːfʁika], "Afrika Tengah") adalah istilah yang mengacu kepada kawasan geostrategis di Afrika tengah dan timur. Seperti konsep Mitteleuropa, konsep ini dirumuskan sesuai dengan angan-angan kebijakan luar negeri Kekaisaran Jerman sebelum Perang Dunia I untuk mendominasi kawasan tersebut. Perbedaannya adalah Mittelafrika kemungkinan akan menjadi koloni Jerman di Afrika, sementara Mitteleuropa adalah zona pembatas antara Jerman dengan Kekaisaran Rusia yang akan diisi dengan negara-negara boneka.

Berdasarkan pemikiran strategis Jerman, jika kawasan yang terletak di antara koloni Afrika Timur Jerman (Rwanda, Burundi, dan Tanganyika), Afrika Barat Daya Jerman (Namibia, tidak termasuk Teluk Walvis), dan Kamerun dapat dikuasai, maka Jerman akan menguasai wilayah luas yang membentang dari pesisir Samudra Atlantik hingga pesisir Samudra Hindia. Sumber daya alam di Cekungan Kongo sendiri sangat kaya, sehingga kawasan ini akan memberikan kekayaan kepada Jerman dan membantu Jerman menjadi negara yang berdikari.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan