Jumat, 23 Oktober 2026
21:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Miosen Awal

Bagikan:

Miosen Awal adalah pembagian dari kala (tahap) Miosen yang terdiri dari dua tahap: Aquitanium dan Burdigalium.[1][2]

Miosen Awal berlangsung dari 23.03 ± 0.05 Ma hingga 15.97 ± 0.05 Ma (juta tahun lalu). Miosen Awal mendahului kala Oligosen. Seiring iklim pada masa ini mendingin, lanskap mulai berubah. Jenis mamalia baru berevolusi untuk menggantikan hewan-hewan punah dari kala Oligosen. Anggota pertama famili hyena dan cerpelai mulai berevolusi untuk menggantikan Hyaenodon, entelodont dan anjing beruang yang telah punah. Chalicotheriidae sintas melewati kala Oligosen. Sebuah genus entelodont baru, Daeodon, berevolusi, beradaptasi dengan habitat-habitat baru Miosen Awal dan membur hewan-hewan mangra baru pada masa ini; hal ini dengan cepat menjadikannya sebagai predator puncak Amerika Utara. Namun, genus tersebut punah karena kompetisi dari Amphicyon, pendatang dari Eurasia. Amphicyon menyaingi Daeodon karena ukuran otaknya yang lebih besar, giginya yang lebih tajam, dan kakinya yang lebih panjang, yang beradaptasi untuk pengejaran yang lebih lama.

Referensi

  1. ↑ Lucas, Spencer G.; Blodgett, Robert B.; Lichtig, Asher J.; Hunt, Adrian P. (2022-08-02). Fossil Record 8 (dalam bahasa Inggris). New Mexico Museum of Natural History and Science. hlm. 400–401.
  2. ↑ Raffery, John, ed. (2010-08-15). The Cenozoic Era: Age of Mammals (dalam bahasa Inggris). The Rosen Publishing Group, Inc. hlm. 104–105. ISBN 978-1-61530-144-7.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geokronologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan