Jumat, 09 Oktober 2026
04:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Entelodontidae

Entelodontidae

Bagikan:
Entelodonts
Rentang waktu: 45–20 jtyl Eocene Tengah - Miocene Awal
330px-Entelodon_Sp_Illustration.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar dari Entelodon
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Superfamili:
Famili:
†Entelodontidae

Lydekker, 1883
Genera
Sinonim
  • Elotheridae
Artikel takson sembarang

Entelodontidae, kadang-kadang dipanggil Babi Neraka atau Babi Pemusnah[1] adalah sebuah famili punah artiodactyla mirip babi yang hidup di Belahan Bumi utara (Asia, Eropa dan Amerika Utara) dari kala Eosen akhir[2] sampai Miosen tengah, sekitar 38 hingga 19 juta tahun lalu. Mereka memiliki kepala besar, moncong rendah, gaya berjalan rendah, dan diet omnivor menginspirasi perbandingan dengan suidae (babi sejati) dan tayassuidae (babi sigung), dan dahulu pernah dianggap berkerabat dekat denagn famili-famili itu hanya bedasarkan wujud morfologisnya.[3][4][5] Namun, studi yang menggabungkan data morfologis dan molekuler pada artiodactyla menyarankan bahwa entelodontidae adalah anggota dari cetancodontamorpha, yang membuat mereka berkerabat lebih dekat ke kuda nil dan cetacea melalui kemiripannya dengan Pakicetus daripada babi basal seperti Kubanochoerus dan ungulata lainnya.[6][7]

Referensi

  1. ↑ Adrienne Mayor Fossil Legends of the First Americans. Princeton University Press, 2005. p. 213
  2. ↑ Vislobokova, I. A. (2008-10-01). "The oldest representative of Entelodontoidea (Artiodactyla, Suiformes) from the Middle Eocene of Khaichin Ula II, Mongolia, and some evolutionary features of this superfamily". Paleontological Journal (dalam bahasa Inggris). 42 (6): 643–654. doi:10.1134/S0031030108060105. ISSN 1555-6174. S2CID 83856459.
  3. ↑ Joeckel, R. M. (1990). "A Functional Interpretation of the Masticatory System and Paleoecology of Entelodonts". Paleobiology. 16 (4): 459–482. doi:10.1017/S0094837300010198. JSTOR 2400970.
  4. ↑ Foss, Scott E. (2001). Systematics and Paleobiology of the Entelodontidae (Mammalia, Artiodactyla). DeKalb, Illinois: Ph.D Dissertation. Department of Biological Sciences, Northern Illinois University. ProQuest 304715809.
  5. ↑ Foss, Scott E. (2007). "Family Entelodontidae". Dalam Prothero, Donald R.; Foss, Scott E. (ed.). The Evolution of Artiodactyls. Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 120–129. ISBN 9780801887352.
  6. ↑ O'Leary, Maureen A.; Gatesy, John (2008). "Impact of increased character sampling on the phylogeny of Cetartiodactyla (Mammalia): combined analysis including fossils". Cladistics (dalam bahasa Inggris). 24 (4): 397–442. doi:10.1111/j.1096-0031.2007.00187.x. ISSN 1096-0031. S2CID 85141801.
  7. ↑ Spaulding, Michelle; O'Leary, Maureen A.; Gatesy, John (2009). "Relationships of Cetacea (Artiodactyla) among mammals: increased taxon sampling alters interpretations of key fossils and character evolution". PLOS ONE. 4 (9): e7062. Bibcode:2009PLoSO...4.7062S. doi:10.1371/journal.pone.0007062. PMC 2740860. PMID 19774069.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan