Senin, 02 November 2026
07:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Min Ko Naing

Min Ko Naing

Bagikan:
Min Ko Naing
250px-MKN2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Paw Oo Tun

18 Oktober 1962 (umur 64)
PendidikanUniversitas Seni & Sains Rangoon[1]
OrganisasiFederasi Serikat Pelajar Seluruh Burma
Kelompok Pelajar Generasi 88
Serikat Perdamaian dan Terbuka Generasi 88
GerakanPemberontakan 8888
Orang tuaU Thet Nyunt, Daw Hla Kyi[1]
PenghargaanPenghargaan Gwangju untuk Hak Asasi Manusia (2009)
Civil Courage Prize (2005)
John Humphrey Freedom Award (1999)
Bintang Jasa Nasional (2015)[2]
Situs webMin Ko Naing
Tanda tangan
250px-Min_Ko_Naing_Signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Paw Oo Tun (bahasa Burma:ပေါ်ဦးထွန်း [pɔ̀ʔútʰʊ́ɰ̃]); yang lebih dikenal dengan nama alias Min Ko Naing, (မင်းကိုနိုင် [mɪ́ɰ̃kònàɪɰ̃], artinya "penakluk para raja") (lahir 18 Oktober 1962) adalah seorang aktivis demokrasi dan pembangkang utama dari Myanmar. Ia menjalani sebagian besar tahun sejak 1988 dengan ditahan oleh negara karena kegiatan-kegiatan oposisinya. The New York Times menyebutnya sebagai "figur oposisi paling berpengaruh di Burma setelah Daw Aung San Suu Kyi".[3]

Referensi

  1. 1 2 "Political Prisoner Profile - Min Ko Naing" (PDF). Assistance Association for Political Prisoners (Burma). 20 Juni 2011. Diakses tanggal 11 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "မင်းကိုနိုင် ပြင်သစ် National Order of Merit ဂုဏ်ထူးဆောင်ဆု ချီးမြှင့်ခံရ" [Leader to be awarded the French National Order of Merit]. VOA. Juli 1, 2015. Diakses tanggal Agustus 20, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Seth Mydans (13 Oktober 2007). "Myanmar Arrests 4 Top Dissidents, Human Rights Group Says". The New York Times. Diakses tanggal 13 Januari 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan