Rabu, 23 September 2026
01:24 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Milliyet

Milliyet

Milliyet
250px-Milliyet_Front_Page.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman depan Milliyet
TipeDaily newspaper
FormatLembar lebar
PemilikDemirören Holding
Didirikan1950;76 tahun lalu (1950)
Pandangan politikKanan tengah, nasionalisme
BahasaTurki
PusatBağcılar, Istanbul
Sirkulasi surat kabar182,955 (26 Januari-1 Februari 2015)[1]
Situs webwww.milliyet.com.tr

Milliyet (Bahasa Turki untuk "kebangsaan") adalah sebuah surat kabar harian berbahasa Turki utama yang diterbitkan di Istanbul, Turki.

Sejarah dan profil

Milliyet diterbitkan di pers Nuri Akça di Babıali, Istanbul sebagai sebuah surat kabar swasta harian pada 3 Mei 1950. Pemiliknya adalah Ali Naci Karacan. Setelah kematiannya pada 1955, surat kabar tersebut diterbitkan oleh putranya, Encüment Karacan.

Selama beberapa tahun, orang yang dijadikan kepala penyuntingnya adalah Abdi İpekçi. İpekçi mengembangkan standar pers Turki dengan mengenalkan kriteria jurnalistiknya. Pada 1 Februari 1979, İpekçi dibunuh oleh Mehmet Ali Ağca, yang kemudian berupaya untuk membunuh Paus Yohanes Paulus II.

Milliyet diterbitkan dalam format lembar lebar.[2]

Pada 2001, Milliyet memiliki sirkulasi 337,000 salinan.[2] Menurut comScore, situs web Milliyet merupakan situs web berita yang paling banyak dikunjungi kelima di Eropa.[3]

Kepemilikan

Pada 1979, keluarga pendiri Karacan menjual surat kabar tersebut kepada Aydın Doğan. Erdoğan Demirören, yang memiliki 25% saham dari surat kabar tersebut, kemudian menjual bagiannya kepada Doğan.[4] Pada Oktober 1998, surat kabar tersebut dijual kepada Korkmaz Yiğit

Tokoh terkenal

2

Lihat pula

Referensi

  1. "Tiraj - MedyaTava - Yazmadıysa Doğru Değildir". medyatava.com. 4 Desember 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-25. Diakses tanggal 2016-02-10.
  2. 1 2 Adam Smith (15 November 2002). "Europe's Top Papers". campaign. Diakses tanggal 7 Februari 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Nearly 50 Percent of Internet Users in Europe Visit Newspaper Sites, 19 Januari 2012
  4. Today's Zaman, 29 April 2011, Competition body approves sale of Milliyet, Vatan dailies for $74 mln Diarsipkan 2013-12-13 di Wayback Machine.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan