Kamis, 01 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Milli Vanilli

Bagikan:
Milli Vanilli
GenreDance, Pop, Funk, Rap

Milli Vanilli adalah kelompok musik pop dan dance yang dibentuk oleh Frank Farian di Jerman pada 1988 dan beranggotakan Fab Morvan (lahir 14 Mei 1966) dan Rob Pilatus (8 Juni 1965 – 2 April 1998). Album perdana mereka terjual sangat laris dan mereka dianugerahi Grammy award untuk Best New Artist pada 1990. Walaupun demikian, setelah terungkap bahwa mereka tidak benar-benar menyanyi dalam rekaman, hal ini menjadi skandal.

Sejarah

Farian memilih Pilatus dan Morvan untuk menjadi wajah proyek musik studio dengan penyanyi Charles Shaw, John Davis, dan Brad Howell. Farian merasa bahwa ketiga musisi tersebut berbakat tetapi kurang dapat dijual. Album pertama Milli Vanilli adalah All or Nothing (1988). Walau tidak dipuji para kritikus, ketenaran Milli Vanilli mulai menyebar di seluruh dunia. Album ini diremix dan diberi judul baru Girl You Know It's True untuk peredaran di Amerika Serikat, dan menghasilkan 4 hit single: All or Nothing, Girl I'm Gonna Miss You, Baby Don't Forget My Number dan Blame It On The Rain. Milli Vanilli memenangkan Grammy Award untuk Best New Artist pada 22 Februari 1990 untuk Girl You Know It's True.

Ketika publik mulai curiga akan bakat menyanyi Morvan dan Pilatus, Farian mengatakan kepada pers pada 15 November 1990 bahwa mereka tidak menyanyi dalam rekaman. Atas tekanan media massa AS, Grammy Milli Vanilli ditarik kembali 4 hari kemudian dan mereka dipecat dari Arista Records.

Farian terpaksa membeberkan rahasia tersebut karena Morvan dan Pilatus tidak mau mempromosikan album kedua mereka. Sampul album ini kemudian diubah untuk menampilkan para penyanyi aslinya, dan judulnya diubah dari Keep on Running menjadi The Real Milli Vanilli, dan kemudian menjadi The Moment of Truth. Tiga single dikeluarkan, Keep On Running, Nice 'n Easy dan Too Late (True Love).

Sementara itu, Morvan dan Pilatus pindah ke Los Angeles dan menandatangani kontrak di Joss Entertainment Group, di mana mereka merekam album mereka sendiri dengan nama Rob & Fab. Hampir semua lagu dalam album ini ditulis oleh Kenny Taylor dan Fab Morvan. Morvan menyanyi, sementara Pilatus menjadi rapper. Single We Can Get It On dikeluarkan dari album ini.

Pada 1997, Farian setuju untuk membantu mereka dan merekam album Milli Vanilli baru dengan Morvan dan Pilatus menyanyi. Mereka kemudian melatih vokal mereka untuk menyanyi dan juga belajar pengucapan bahasa Inggris yang lebih baik. Album mereka kemudian dirilis pada 1998 dengan judul Back and in Attack.

Walaupun demikian, Pilatus kemudian tenggelam dalam masalah obat-obatan dan kriminalitas. Ia ditangkap dan dipenjara selama 3 bulan di California. Farian membayar ongkos drug rehabilitation Pilatus selama 6 bulan dan tiket pesawat terbang kembali ke Jerman. Pada malam sebelum tur untuk mempromosikan album baru mereka pada 2 April 1998, Pilatus meninggal karena overdosis obat-obatan. Album ini tidak jadi diterbitkan.

Diskografi

  • All or Nothing (1988)
  • Girl You Know It's True (1989)
  • The Moment of Truth (1991)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan