Minggu, 25 Oktober 2026
20:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Miliaresion

Miliaresion

Bagikan:
250px-Leo_III_and_Constantine_V_miliaresion.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh miliaresia pertama, dicetak oleh Leo III (r. 717–741) untuk merayakan koronasi anaknya, Constantine V (r. 741–775), sebagai asisten kaisar. Perhatikan kekurangan citra kecuali salibnya.

Miliaresion (bahasa Yunani:μιλιαρήσιον, berasal dari bahasa Latin:miliarensis), merupakan nama yang digunakan di sejumlah koin perak yang digunakan oleh Kekaisaran Bizantium. Dalam arti yang paling spesifik, ini mengacu pada jenis koin perak yang terdapat pada abad ke-11.

Sejarah

Awalnya, nama tersebut diberikan pada miliarense seri koin perak yang diterbitkan pada abad ke-4 yang dicetak pada 72 pound yang setara dengan 1.000 nummi. Setelah itu, hingga abad ke-7, Bizantium tidak menggunakan koin perak lagi, dan sekitar tahun 720, pada jenis baru; bentuk heksagram yang lebih besar dan tipis . Pada abad ke-7, miliansion adalah nama yang diberikan pada koin jenis hexagram, dan dari sekitar 720 pada untuk tipe baru, lebih luas dan lebih tipis, dilembagakan oleh Kaisar Bizantium Leo III orang Isauria (sekitar 77-7-741).[1][2]

Jenis yang terakhir ini, menggunakan istilah miliansion yang biasanya diawetkan oleh para numismatik, yang tampaknya dicetak pada 144 pound, dengan berat awal sekitar 2,27 gram, walaupun di Periode Makedonia meningkat menjadi 3,03 gram (yaitu 108 koin hingga pound).[1] Pada abad pertama dari isu ini, tampaknya telah dikeluarkan koin seremonial pada kesempatan pengangkatan seorang asisten kaisar, dan karenanya selalu menampilkan nama dua kaisar Bizantium. Hanya dari masa pemerintahan Kaisar Theophilos (sekitar 829-842) yang membuat koin tersebut menjadi isu umum, dan menyerang di sepanjang masa pemerintahan seorang kaisar.[3] Koin-koin tersebut diinspirasi dari bentuk perak kontemporer dirham Islam, atau yang setara dengannya (yang berbeda dengan emas Bizantium dan koin tembaga, atau bentuk heksagram yang lebih awal) yang pada awalnya tidak merepresentasikan manusia, pemburuan bukan nama dan gelar kaisar atau kaisar secara terbalik, serta sebuah salib pada tangga di bagian depannya. Pada abad ke-10, Kaisar Alexander (sekitar tahun 912-913) memperkenalkan patung Kristus di bagian depan, dan Romanos I (sekitar 920-944) yang menambahkan sebuah patung kekaisaran di tengah salib. Proses ini memuncak pada abad ke-11, ketika gambar kaisar, Kristus, dan Perawan Maria mulai muncul.[4]

Di abad ke-11 2⁄3 and 1⁄3 fraksi dari miliaresion juga mulai dicetak, tetapi kehancuran militer dan finansial pada tahun 1070–1080-an telah memengaruhi kualitasnya.[5] Hal ini tidak berlanjut hingga tahun 1092, kecuali sebagai sebuah uang tabungan yang setara dengan 1⁄12 nomisma. Di bawah Kekaisaran Komnenian, yang pada awalnya digantikan oleh tingkatan paling sederhana satuan billon koin trachy, awalnya seperempat nilai dari miliaresion, tetapi kemudian mengalami penurunan nilai. Miliaresion pada dasarnya dihidupkan kembali dalam bentuk basilikon yang diisukan pada tahun 1300 dan seterusnya.[1][6]

Istilah tersebut juga masuk ke dalam bahasa-bahasa Eropa Barat, di mana milliarès sering kali digunakan dalam beragam bentuk koin-koin perak yang digunakan oleh Muslim.[1]

Galeri

  • Miliaresion yang dicetak oleh Romanos I Lekapenos (sekitar tahun 920–944), yang menunjukkan dadanya di kayu salib (depan) dan mencantumkan nama dirinya dan rekan-rekannya,Constantine VII, Stephen dan Constantine (sebaliknya).
    Miliaresion yang dicetak oleh Romanos I Lekapenos (sekitar tahun 920–944), yang menunjukkan dadanya di kayu salib (depan) dan mencantumkan nama dirinya dan rekan-rekannya,Constantine VII, Stephen dan Constantine (sebaliknya).
  • Miliaresion yang dicetak oleh Romanos III (sekitar tahun 1028–1034), yang menampilkan Perawan dengan bayi Kristus di bagian depan, serta kaisar yang berdiri dengan posisi terbalik.
    Miliaresion yang dicetak oleh Romanos III (sekitar tahun 1028–1034), yang menampilkan Perawan dengan bayi Kristus di bagian depan, serta kaisar yang berdiri dengan posisi terbalik.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Kazhdan 1991, hlm. 1373.
  2. ↑ Grierson 1999, hlm. 13.
  3. ↑ Grierson 1999, hlm. 14.
  4. ↑ Grierson 1999, hlm. 14–15.
  5. ↑ Grierson 1999, hlm. 15, 44.
  6. ↑ Grierson 1999, hlm. 15–16.

Sumber

Bacaan lanjut

Pranala luar

Media terkait Miliaresion di Wikimedia Commons

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Miliaresion.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan