Senin, 19 Oktober 2026
16:08 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Gelombang mikro

Gelombang mikro

gelombang elektromagnetik dan frekuensi super tinggi

Bagikan:
"SHF" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat SHF (disambiguasi).
Untuk frekuensi radio, lihat Frekuensi super tinggi.
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Gelombang mikro" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Oktober 2020)
250px-Microwave_tower_silhouette.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menara telekomunikasi gelombang mikro

Gelombang mikro atau mikrogelombang (bahasa Inggris: microwave) adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi super tinggi (Super High Frequency, SHF), yaitu berada di atas 3 GHz (3x109 Hz)

Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, akan muncul efek pemanasan pada benda tersebut. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, makanan menjadi panas dan masak dalam waktu singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam oven microwave.

Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada radar. radar digunakan untuk mencari dan menentukan jejak suatu benda dengan gelombang mikro dengan frekuensi sekitar 1010 Hz.

Gelombang mikro menjadi aplikasi yang istimewa, karena ukuran dari komponen yang digunakan lebih kurang sebanding dengan panjang gelombang yang digunakan, sehingga fenomena perambatan gelombang di dalam media yang diamati, menjadi sesuatu yang sangat penting. Dalam pembahasannya, sering kali metode-metode teknis yang telah dikuasai tidak dapat secara langsung digunakan. Misalnya metode dan persamaan-persamaan dari rangkaian listrik, seperti hukum Ohm, hukum Kirrchoff tidak bisa secara langsung digunakan, karena komponen yang digunakan tidak lagi bisa dianggap kecil dibandingkan panjang gelombang. Sedangkan metode optik berkas sinar (ray optics) juga tidak bisa digunakan, karena komponen dianggap masih terlalu kecil dibandingkan panjang gelombang.

Oleh sebab itu, dalam banyak pembahasan fenomena gelombang mikro, digunakan persamaan-persamaan Maxwell melalui metode-metode perhitungan yang selama ini digunakan, seperti metode analitis, semi-analitis ataupun metode numeris. Metode-metode numeris yang sering dipakai misalnya metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM), metode diferensi hingga wilayah waktu (Finite Difference Time Domain/FDTD), metode persamaan integral (Integral Equation Method/ Method of Moment/MoM). Telah banyak perangkat lunak komersial yang dikembangkan berbasiskan metode-metode di atas, seperti Ansys HFSS, CST, Feko, Sonnet, ataupun yang disebarkan secara bebas bahkan juga dengan source code.

Perbandingan spektrum elektromagnet

Spektrum elektromagnetik
NamaPanjang gelombangHertz (Hz)Energi foton (eV)
Sinar gammakurang dari 0,02 nmlebih dari 15 EHzlebih dari 62,1 keV
Sinar-X0,01 nm – 10 nm30 EHz – 30 PHz124 keV – 124 eV
Ultraungu10 nm – 400 nm30 PHz – 750 THz124 eV – 3 eV
sinar tampak390 nm – 750 nm770 THz – 400 THz3,2 eV – 1,7 eV
Inframerah750 nm – 1 mm400 THz – 300 GHz1,7 eV – 1.24 meV
Gelombang mikro1 mm – 1 meter300 GHz – 300 MHz1,24 meV – 1,24 µeV
Gelombang radio1 mm – 100.000 km300 GHz – 3 Hz1,24 meV – 12,4 feV

Lihat pula

Pranala luar

Frekuensi dan Spektrum radio (ITU)

ELF
3 Hz/100 Mm
30 Hz/10 Mm

SLF
30 Hz/10 Mm
300 Hz/1 Mm

ULF
300 Hz/1 Mm
3 kHz/100 km

VLF
3 kHz/100 km
30 kHz/10 km

LF
30 kHz/10 km
300 kHz/1 km

MF
300 kHz/1 km
3 MHz/100 m

HF
3 MHz/100 m
30 MHz/10 m

VHF
30 MHz/10 m
300 MHz/1 m

UHF
300 MHz/1 m
3 GHz/100 mm

SHF
3 GHz/100 mm
30 GHz/10 mm

EHF
30 GHz/10 mm
300 GHz/1 mm

THF
300 GHz/1 mm
3 THz/0.1 mm

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan