Senin, 19 Oktober 2026
19:13 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Mikhail I dari Rusia

Mikhail I dari Rusia

Bagikan:
250px-Vocation_of_Mikhail_Romanov_%28Grigoriy_Ugryumov%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikhail di Biara Ipatiev oleh Grigory Ugryumov

Mikhail Fyodorovich Romanov (bahasa Rusia Михаи́л Фёдорович Рома́нов) (12 Juli 1596 – 13 Juli 1645) adalah tsar Rusia pertama dari dinasti Romanov, putra Fyodor Nikitich Romanov, kemudian Patriarch Filaret, dan Ksenia (dari keluarga yang dipertentangkan), kemudian biarawati besar Martha.

Ia terpilih sebagai tsar Rusia dengan suara bulat oleh majelis nasional pada 21 Februari 1613, tetapi tak sampai 24 Maret delegasi dewan menemukan sang tsar muda dan ibundanya di Biara Ipatiev dekat Kostroma. Awalnya Martha memprotes putranya terlalu muda dan menuntutnya begitu sulit dalam masa-masa sulit itu. Namun akhirnya Mikhail setuju naik tahta, tetapi tak sampai boyar itu menangis menyatakan bahwa ia tetap menolak mereka akan bertanggung jawab pada Tuhan atas kehancuran Rusia.

Dalam keadaan bobrok itu penting bagi Mikhail menunggu beberapa minggu di biara Troitsa, 75 mil, sebelum pertolongan yang layak disediakan buatnya di Moskow. Ia dimahkotai pada 22 Juli. Tugas pertama tsar baru adalah membersihkan negerinya dari para perampok yang merajalela. Swedia dan Polandia berturut-turut berhadapan dengannya dalam perdamaian Stolbovo (17 Februari 1617) dan Gencatan Senjata Deulino (1 Desember 1618). Akibat terpenting Gencatan Senjata Deulino adalah kembalinya ayah tsar dari pembuangan, yang untuk selanjutnya mengambil alih pemerintahan hingga mangkat pada Oktober 1633, Mikhail tetap dalam bayang-bayang ayahnya.

250px-Tsar_boyar_duma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tsar Mikhail pada sesi Boyar Duma oleh Andrei Ryabushkin

Tsar Mikhail menderita luka kaki berlanjut (aakibat kecelakaan kuda di awal hidupnya), yang membuatnya tak bisa berjalan hingga akhir hayatnya. Ia adalah pangeran yang lemah lembut dan alim yang tak banyak bermasalah ke setiap orang dan tak menonjolkan diri di belakang penasihatnya. Terkadang mereka relatif ramah dan orang-orang yang sanggup seperti ayahnya; kadang-kadang mereka disuap dan fanatik, seperti kerabat Saltykov dari ibundanya. Ia menikah 2 kali, pertama dengan Putri Maria Vladimirovna Dolgorukova (1624) yang meninggal 4 bulan setelah menikah, dan kemudian dengan Eudoksia Streshneva (1608–45), yang memberinya 10 anak. Kegagalan Mikhail menikahkan puterindanya Irene dengan Pangeran Valdemar of Denmark, karena menolak menyetujui Keortodoksan, menyebabkannya dirundung duka hingga mangkat pada 12 Juli 1645.

Mikhail I dari Rusia
Didahului oleh:
Władysław IV Vasa

Suksesi terputus karena
Masa Kekacauan

Tsar Rusia
1613–1645
Diteruskan oleh:
Aleksey I
Pangeran Agung
Kepangeranan Vladimir-Suzdal,
Kadipaten Agung Moskwa
Tsar Ketsaran Rusia
Kaisar dan Kaisarina
Kekaisaran Rusia
Pemimpin Uni Soviet
Pemimpin Federasi Rusia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan