Rabu, 28 Oktober 2026
17:40 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Michel Camdessus

Michel Camdessus

Bagikan:
Michel Camdessus
250px-Michel_Camdessus-IMG_3655.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Camdessus pada Forum Air Dunia ke-6, 2012
Direktur Pelaksana IMF ke-7
Masa jabatan
16 Januari 1987 –14 Februari 2000
PendahuluJacques de Larosière
PenggantiHorst Köhler
Gubernur Banque de France
Masa jabatan
1984–1987
PendahuluRenaud de La Genière
PenggantiJacques de Larosière
Informasi pribadi
Lahir1 Mei 1933 (umur 93)
PendidikanUniversitas Paris
ProfesiEkonom

Michel Camdessus (lahir 1 Mei 1933) adalah seorang ekonom dan administrator Perancis yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) dari 16 Januari 1987 hingga 14 Februari 2000. Sampai saat ini, ia adalah Direktur Pelaksana IMF terlama.

Di antara peristiwa terpenting dalam masa jabatannya adalah krisis finansial Asia Timur tahun 1997. Perannya dikritik karena tidak memperhatikan keadaan unik negara-negara Asia Timur dan secara membabi buta memaksakan langkah-langkah seperti yang diterapkan di Meksiko, sehingga menyebabkan kekacauan dan kerusuhan yang cukup besar di negara-negara seperti Indonesia.[1]

Sebelumnya, ia adalah Deputi Gubernur dan Gubernur Banque de France sejak November 1984 hingga kepindahannya ke Washington, D.C..

Lahir di Bayonne, Prancis, Camdessus dididik di Universitas Paris dan memperoleh gelar pascasarjana di bidang ekonomi dari Institut d'études politiques de Paris (Sciences Po) di Paris dan École nationale d'administration.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Michel Camdessus.
Pranala artikel dan pidato Camdessus
Jabatan sipil
Didahului oleh:
Renaud de La Genière
Gubernur Banque de France
1984–1987
Diteruskan oleh:
Jacques de Larosière
Didahului oleh:
Jacques de Larosière
Direktur Pelaksana International Monetary Fund
1987–2000
Diteruskan oleh:
Horst Köhler
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan