Sabtu, 17 Oktober 2026
18:17 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Mi Son

Mi Son

reruntuhan candi Hindu di Quang Nam, Vietnam

Bagikan:
Hindu temple in Quảng Nam, VietnamTemplat:SHORTDESC:Hindu temple in Quảng Nam, Vietnam
Mi Son
250px-My_Son.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mi Son di Vietnam
Mi Son
Lokasi di Vietnam
Agama
AfiliasiHinduisme
ProvinsiQuảng Nam
Lokasi
NegaraVietnam
Koordinat15°45′48″N 108°07′28″E / 15.76324°N 108.124446°E / 15.76324; 108.124446
Arsitektur
TipeChampa

Mi Son (pengucapan Vietnam: [mǐˀsəːn]) adalah sekumpulan reruntuhan candi Hindu yang dibangun pada kurun abad ke-4 hingga ke-14 Masehi oleh para raja Champa.[1][2] Kompleks candi ini dipersembahkan untuk pemujaan dewa Siwa, yang dikenali dengan banyak nama setempat, salah satunya sebagai "Bhadreswara." Kebanyakan bangunan candi pada kompleks Mi Son dibangun dari bahan bata merah, hanya sebagian kecil yang dibangun dari bahan batu pasir.

Mi Son terletak di desa Duy Phú, distrik Duy Xuyên in Provinsi Quang Nam di Vietnam Tengah, Vietnam, 69 km baratdaya kota Da Nang, dan sekitar 10 km dari kota bersejarah Tra Kieu. candi-candi ini terletak di lembah sempit selebar 2 kilometer yang dikelilingi pegunungan.

Pada kurun abad ke-4 hingga ke-14 Masehi, lembah Mi Son adalah situs upacara keagamaan para raja penguasa kerajaan Champa, sekaligus berfungsi sebagai pemakaman kerajaan para raja, bangsawan dan palima kerajaan. Situs ini terkait erat dengan kota Champa purba Indrapura (Đồng Dương) dan Simhapura (Trà Kiệu). Pada suatu masa, situs ini melingkupi sekitar 70 candi serta banyak tugu batu yang bertuliskan prasasti yang ditulis dalam bahasa sansekerta dan bahasa Cham.[3]

Mi Son mungkin adalah situs arkeologi yang paling lama dihuni di Indochina, aka tetapi banyak bagian bangunan rusak akibat pengeboman oleh Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.[4]

Kompleks candi Mi Son dianggap sebagai salah satu kompleks candi paling tua dalam sejarah Asia Tenggara, dan merupakan situs peninggalan bersejarah paling penting di Vietnam. Pada 1999 Mi Son masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Penetapan ini berdasarkan kriteria As C (II), sebagai contoh evolusi dan perubahan budaya, dan selanjutnya kriteria C (III), sebagai bukti peradaban Asia yang kini telah punah.

Catatan kaki

  1. ↑ "KINGDOM OF CHAMPA". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-03. Diakses tanggal 2013-07-18.
  2. ↑ Andrew David Hardy, Mauro Cucarzi, Patrizia Zolese Champa and the Archaeology of Mỹ Sơn 2009
  3. ↑ Ngô Văn Doanh, My Son Relics, p.3-4.
  4. ↑ "My Son, Vietnam". Global Heritage Fund. 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-02-03. Diakses tanggal 2013-07-18.
Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan