Sabtu, 31 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hypsipetes parvirostris

Hypsipetes parvirostris

spesies burung

Bagikan:
Hypsipetes parvirostris Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
langid-250px-Status_iucn3.1_NT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hampir terancam
IUCN103823897 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliPycnonotidae
GenusHypsipetes
SpesiesHypsipetes parvirostris Suntingan nilai di Wikidata
A. Milne-Edwards dan Oustalet, 1885
Distribusi
250px-Hypsipetes_parvirostris_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Hypsipetes parvirostris.

Hypsipetes parvirostris atau disebut sebagai Grande Comore bulbul dalam bahasa Inggris adalah spesies burung penyanyi dalam famili Pycnonotidae. Burung ini ditemukan di Kepulauan Komoro, Afrika timur.[1] Habitat aslinya adalah hutan pegunungan lembap subtropis atau tropis. Oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), burung ini dikategorikan spesies mendekati terancam.[2] Hingga tahun 2011, Moheli bulbul dianggap sebagai subspesies dari burung Grande Comore bulbul. Nama lain untuk spesies burung ini adalah Comoro bulbul dan Grand Comoro black bulbul.[3]

Deskripsi

Spesies burung ini bisa mencapai ukuran sekitar 18-22 cm dengan bobot tubuh seberat 33-46 gram.[4] Bagian atas tubuhnya berwarna hijau zaitun yang agak pudar, dan putih luas di perut dengan sapuan kuning, kemudian hampir putih polos pada bulu penutup ekor bagian bawah. Ia memiliki vokalisasi bervariasi yang khas pada merbah: siulan yang lebih dalam, kurang merengek tetapi lebih nyaring dan melengking daripada Malagasy bulbul (Hypsipetes madagascariensis), dan nada berkotek lebih rendah dan lebih teredam.[5]

Habitat

Burung ini merupakan spesies endemik di Komoro Besar. Habitatnya terbatas pada dataran tinggi di Komoro Besar, yaitu gunung Karthala dari ketinggian 500 meter hingga 1.850 meter dan La Grille yang di atas 500 meter.[6] Burung-burung yang berada di dalam hutan lebat di Gunung Karthala kemungkinan besar adalah Grande Comore bulbul. Mereka berada di hutan lembap (jarang berupa semak belukar), lahan terbuka, dan area terdegradasi di sekitarnya dari ketinggian 500 m hingga batas atas hutan. Habitatnya mirip dengan merbah madagaskar dan tumpang tindih di ketinggian tertentu. Burung yang berada di kisaran ketinggian di atas 1.000 meter kemungkinan besar adalah dia, setidaknya berdasarkan persebaran yang pernah diteliti. Namun, situasi mungkin berubah akibat habitatnya yang saat ini telah termodifikasi.[6]

Makanan

Grande Comore bulbul terutama memakan buah-buahan dan serangga. Mereka juga menyesuaikan pola makan mereka berdasarkan ketersediaan dan kelimpahan musiman.[4]

Perkembangbiakan

Mereka membangun sarang berbentuk cangkir di atas pohon sebagai tempat betina biasanya bertelur sebanyak dua butir. Grande Comore bulbul menunjukkan perilaku pengasuhan pada keturunannya.[4]

Daftar rujukan

  1. ↑ Oiseaux.net. "Bulbul des Comores - Hypsipetes parvirostris - Grande Comore Bulbul". www.oiseaux.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.
  2. ↑ "Grande Comore Bulbul". IUCN Red List. 2021-12-09. Diakses tanggal 2025-11-02.
  3. ↑ "Grande Comore Bulbul - eBird". ebird.org (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2025-11-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. 1 2 3 "Grande Comore Bulbul - BirdBuddy Wiki". web-og5tdmdpw-bird-buddy-488f2fbd.vercel.app (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
  5. ↑ Hawkins, Frank; Safford, Roger; Skerrett, Adrian (2019). Field Guide to the Birds of Madagascar and the Indian Ocean Islands. London: Bloomsbury Publishing. ISBN 9781472979018.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. 1 2 Safford, Roger (2013). The Birds of Africa: The Malagasy Region: Madagascar, Seychelles, Comoros, Mascarenes. Frank Hawkins, John Gale, Brian Small. London: Bloomsbury Publishing Plc. ISBN 978-1-4729-8289-6.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan