Rabu, 04 November 2026
16:22 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Mendawai, Katingan

Mendawai, Katingan

kecamatan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah

Bagikan:
Mendawai
250px-Mendawai_in_Katingan_Regency.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Kecamatan Mendawai di   Kabupaten Katingan
Koordinat: 2°59′30″S 113°16′16″E / 2.99156862°S 113.27101624°E / -2.99156862; 113.27101624
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Tengah
KabupatenKatingan
Pemerintahan
 • CamatPurwoko, SE
Populasi
 • Total- jiwa
Kode Kemendagri62.06.09 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS6209020 Suntingan nilai di Wikidata
Luas- km²
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan-
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Mendawai%2C_Katingan&revid=28967727&groups=_d11844f1ab261f506ccafeecd90d08236bd1a3cf&parser=parsoid

Mendawai adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Indonesia. Kecamatan Mendawai memiliki 6 desa yaitu Tumbang Bulan, Perigi, Kampung Melayu, Tewang Kapung, Mekar Tani dan Teluk Sebulu. Ibu kota kecamatannya adalah Mendawai.

Sejarah

Mendawai merupakan salah satu pelabuhan Kesultanan Banjar dan salah satu permukiman tertua di Kabupaten Katingan, nama tersebut sudah ada disebut di dalam Hikayat Banjar yang bagian terakhirnya ditulis pada tahun 1663. Kapal-kapal yang akan menuju Jepara, pelabuhan Kesultanan Mataram, berkumpul dahulu di pelabuhan Mendawai. Di dalam Hikayat Banjar disebutkan Pangeran Martasari (bin Pangeran Mangkunagara) sempat membuat basis oposisi dikawasan ini akan berencana meminta bantuan kepada Kesultanan Mataram untuk membalik arah (mengudeta) Sultan Saidullah raja Banjar, tetapi rencana itu gagal karena ia akhirnya sumalah (mangkat) di Mendawai, kemudian jenazahnya dibawa ke Martapura dan dimakamkan di istana. Pangeran Mangkunagara merupakan putra gahara dari Putri Nur Alam binti Pangeran di Laut, permaisuri Sultan Hidayatullah I, tetapi gagal menjadi pengganti Sultan Hidayatullah I, karena yang dinobatkan adalah Pangeran Senapati/Almarhum Panembahan/Sultan Mustain Billah.[1]

Kepala Distrik (Kiai):

  • Tahun 1871: Distriktshoofd van Mandawe: Moehammad Kasim.[2][3]

Referensi

  1. ↑ (Melayu)Johannes Jacobus Ras, Hikayat Banjar diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh, Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka, Lot 1037, Mukim Perindustrian PKNS - Ampang/Hulu Kelang - Selangor Darul Ehsan, Malaysia 1990.
  2. ↑ "Landsdrukkerij". Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië 1870 (dalam bahasa Belanda). Vol. 43. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1870. hlm. 181.
  3. ↑ "Landsdrukkerij". Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië 1871 (dalam bahasa Belanda). Vol. 44. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1871. hlm. 198.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan