Selasa, 13 Oktober 2026
05:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Mencari pakan

Mencari pakan

Bagikan:
Artikel ini diduga menyertakan neologisme atau protologisme yang digunakan sebatas hanya untuk mempromosikannya. Bantu tambahkan lebih banyak sumber tepercaya yang membahas neologisme dan dampak penggunaannya di lapangan. Atau pertimbangkan untuk mengganti nama artikel atau menghapusnya. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini mungkin mengandung riset asli. Anda dapat membantu memperbaikinya dengan memastikan pernyataan yang dibuat dan menambahkan referensi. Pernyataan yang berpangku pada riset asli harus dihapus. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Mencari pakan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Dalam ekologi, mencari pakan (bahasa Inggris:foraging) adalah kegiatan atau aktivitas mencari sumber makanan di alam liar. Mencari pakan sangat berkaitan dengan kehidupan satwa liar, karena kegiatan mencari pakan sangat memengaruhi keterampilan dan ketangkasan pada hewan karena memainkan peran penting dalam kemampuan hewan untuk bertahan hidup dan bereproduksi.[1] Mencari pakan adalah satu cabang ekologi yang mempelajari perilaku mencari makan hewan dalam menanggapi lingkungan tempat tinggal hewan tersebut.

Ahli ekologi perilaku menggunakan model dan kategori beradaptasi untuk memahami bagaimana caranya mencari pakan; Model teori mencari pakan membahas bagaimana caranya dalam mengoptimalkan hasil dari upaya mencari pakan. Hasil dari kebanyakan model penelitian ini menyatakan bahwa jumlah energi yang diterima hewan per unit waktu, lebih khusus lagi, rasio perolehan energi tertinggi terhadap biaya saat mencari pakan.[2] Teori mencari pakan memprediksi bahwa keputusan yang memaksimalkan energi per satuan waktu dan dengan demikian menghasilkan hasil tertinggi akan dipilih dan dipertahankan. Kunci atau faktor yang memengaruhi perilaku atau kegiatan mencari pakan antara lain sumber daya, ketersediaan unsur-unsur kelangsungan hidup dan reproduksi yang persediaannya terbatas, predator, organisme yang memakan yang lain, mangsa, organisme yang dimakan sebagian atau seluruhnya oleh yang lain,[1] serta konsentrasi sumber daya alam.

250px-Troop_of_Olive_Baboons.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekawanan babun zaitun (Papio Anubis) mencari pakan di Lakipia, Kenya. Primata muda belajar dari babun yang lebih tua mengenai cara mencari pakan.

Jenis Kegiatan Mencari pakan

Mencari pakan dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama. Pertama adalah mencari pakan secara tunggal, yaitu ketika hewan mencari makan sendiri. Kedua adalah mencari pakan secara berkelompok.

Referensi

  1. 1 2 Danchin, E.; Giraldeau, L. & Cezilly, F. (2008). Behavioural Ecology. New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-920629-2.[halaman dibutuhkan]
  2. ↑ Hughes, Roger N., ed. (1990). Behavioural Mechanisms of Food Selection. doi:10.1007/978-3-642-75118-9. ISBN 978-3-642-75120-2.[halaman dibutuhkan]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan