Rabu, 07 Oktober 2026
11:20 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Moa dataran tinggi

Moa dataran tinggi

Bagikan:
Moa dataran tinggi
Rentang waktu: Pleistosen-Holosen
250px-Megalapteryx_didinus_mount_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka terpajang dari Gua Bukit Sarang Madu, Koleksi Te Papa
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Palaeognathae
Klad: Notopalaeognathae
Ordo: †Dinornithiformes
Famili: †Megalapterygidae
Bunce et al., 2009
Genus: †Megalapteryx
Haast 1886[2]
Spesies:
†M. didinus
Nama binomial
†Megalapteryx didinus
(Owen, 1883)[2][3]
Sinonim
list
  • Palaeocasuarius Forbes 1892 ex Rothschild 1907
  • Dinornis didinus Owen 1882 ex Owen 1883
  • Anomalopteryx didina (Owen 1883) Lydekker 1891
  • Megalapteryx hectori Haast 1884 ex Haast 1886
  • Megalapteryx tenuipes Lydekker, 1891
  • Megalapteryx hamiltoni Rothschild 1907
  • Palaeocasuarius velox Forbes 1892 ex Rothschild 1907
  • Palaeocasuarius elegans Rothschild 1907
  • Palaeocasuarius haasti Forbes 1892 ex Rothschild 1907
  • Megalapteryx benhami Archey 1941

Moa dataran tinggi (Megalapteryx didinus) sebuah spesies moa punah yang endemik dari Selandia Baru. Moa adalah hewan ratite, yaitu pengelompokan burung yang tidak mampu untuk terbang dan tidak memiliki lunas (semacam tulang pipih) di sternum-nya. Spesies ini menjadi spesies moa terakhir yang punah, lenyap sekitar 1500 SM, dan sebelumnya umum ditemukan di lingkungan gunung dan sub-gunung.[4]

Referensi

  1. ↑ "Megalapteryx didinus. NZTCS". nztcs.org.nz. Diakses tanggal 29 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Brands, Sheila J. (1989). "The Taxonomicon". Zwaag, Netherlands: Universal Taxonomic Services. Diakses tanggal 21 Januari 2010.
  3. ↑ Checklist Committee Ornithological Society of New Zealand (2010). "Checklist-of-Birds of New Zealand, Norfolk and Macquarie Islands and the Ross Dependency Antarctica" (PDF). Te Papa Press. Diakses tanggal 4 Januari 2016.
  4. ↑ Tennyson, Alan J. D. (2006). Extinct birds of New Zealand. Paul Martinson. Wellington, N.Z.: Te Papa Press. ISBN 978-0-909010-21-8. OCLC 80016906.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan