Minggu, 27 September 2026
06:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
MEASAT

MEASAT

perusahaan asal Malaysia

250px-MEASAT-3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para teknisi di ruang manufaktur Boeing Space and Intelligence Systems, California, tengah mempersiapkan satelit komunikasi MEASAT-3.

MEASAT (kepanjangan: Malaysia East Asia Satellite) adalah operator satelit telekomunikasi milik Malaysia yang dibuat oleh Measat Satellite System Sdn Bhd.[1] Perusahaan ini pertama kali meluncurkan satelitnya yang bernama Measat pada tahun 1996 dengan dua versi sekaligus MEASAT-1 dan MEASAT-2 di bandara angkasa Eropa, Kourou. Peluncuruan kedua satelit tersebut melayani jasa telekomunikasi dan penyiaran di seluruh kawasan Asia Tenggara pada tahun 1996 seperti televisi kabel Astro.[1]

Pada mulanya MEASAT merupakan bagian dari Maxis Group, lalu berubah menjadi independen pada tahun 1998 dan selanjutnya dibeli oleh Malaysian Tobacco Company (MTC) sehingga perusahaan pemegang satelit itu pun berubah yang sebelumnya adalah MEASAT Global Berhad menjadi MEASAT Satellite Systems Sdn Bhd.[1]

Sampai pada tahun 2014, MEASAT telah memiliki armada satelit seperti MEASAT-3, MEASAT-3a dan MEASAT-3b yang mana ketiga satelit ini berkolokasi pada 91.5 bujur timur.[2] Ketiga satelit ini mendukung pelayanan penyiaran televisi kabel.[2] Selain itu di Afrika telah diluncurkan satelit bernama AFRICASAT-1a pada 46 BT yang memiliki kapasitas menaungi koneksi telekomunikasi di Afrika dengan sambungan ke Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.[2] Selanjutnya, seluruh armada satelit ini akan semakin diperkuat dengan peluncuran MEASAT-3c di 91.5 BT pada tahun 2016 dan MEASAT-2a pada 148.0 BT pada tahun 2017.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 (Indonesia) MEASAT. "MEASAT: Company Profile/ History". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-12. Diakses tanggal 2015-01-13.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 4 (Indonesia) MEASAT. "MEASAT : Satellite Fleet". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-10. Diakses tanggal 2015-01-13.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan