Maya (/ˈmɑːjə/; Dewanagari : माया</link> , IAST : māyā), secara harfiah berarti "ilusi" atau "keajaiban",[1][2][3] merupakan konsep yang mempunyai banyak arti dalam filsafat India. Dalam teks-teks Veda, māyā diartikan sebagai "pertunjukan gaib, sebuah ilusi ketika segala sesuatu yang tampak tidak seperti yang terlihat";[2][4] prinsip yang menunjukkan "Mutlak tanpa atribut" memiliki "atribut".[3] Māyā juga berarti sesuatu yang "terus berubah sehingga tidak nyata secara spiritual" (yang berlawanan dengan Yang Absolut, atau Brahman yang tidak berubah), dan oleh karena itu "menutupi karakter sebenarnya dari realitas spiritual".[5][6]
Referensi
- ↑ Buswell & Lopez 2013, hlm. 535. sfn error: tanpa target: CITEREFBuswellLopez2013 (bantuan)
- 1 2 Lochtefeld, James G. (2002). The Illustrated Encyclopedia of Hinduism: A-M (dalam bahasa Inggris). The Rosen Publishing Group. hlm. 433. ISBN 9780823931798.
- 1 2 Grimes 1996, hlm. 189. sfn error: tanpa target: CITEREFGrimes1996 (bantuan)
- ↑ Bhattacharji, Sukumari (1970), The Indian Theogony: A Comparative Study of Indian Mythology from the Vedas to the Puraṇas, pages 35-37, Cambridge University Press Archive
- ↑ M Hiriyanna (2000), The Essentials of Indian Philosophy, Motilal Banarsidass, ISBN978-8120813304, pp. 25, 160-161
- ↑ Lynn Foulston and Stuart Abbott (2009), Hindu Goddesses: Beliefs and Practices, Sussex Academic Press, ISBN978-1902210438, pp. 14-16.
Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|