Jumat, 23 Oktober 2026
13:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Max F. Perutz

Max F. Perutz

ahli biologi asal Britania Raya

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Max F. Perutz" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Max Ferdinand Perutz
Max_Perutz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir19 May 1914
Vienna, Austria
Meninggal6 Februari 2002(2002-02-06) (umur 87)
AlmamaterUniversity of Vienna, Peterhouse, Cambridge
Dikenal karenaHeme-containing proteins
Karier ilmiah
BidangMolecular biology, Crystallography
Tempat kerjaUniversity of Cambridge
J.D. Bernal
Mahasiswa doktoral
Francis Crick

Max Ferdinand Perutz (19 Mei 1914 - 6 Februari 2002) dilahirkan di Wina. Pada 1936, ia menjadi mahasiswa riset di Cavendish Laboratory dalam kelompok kristalografi yang dipimpin J. Bernal, dan tetap di Cambridge setelah itu.

Selama PD II, ia diminta memikirkan jalan memperbaiki kualitas struktur es untuk Proyek Habbakuk dan menemukan pencampuran es dan bubur kayu yang dikenal sebagai pikret.

Pada 1953, Perutz menunjukkan bahwa sinar difraksi dari kristal protein dapat dibuat bertahap dengan membandingkan pola kristal protein dengan dan tanpa atom berat yang diambil. Pada 1959, ia menentukan struktur molekul hemoglobin protein, yang mengangkut oksigen dalam darah, menggunakan cara itu. Pada 1962, ia menerima Hadiah Nobel bidang kimia, dengan John Kendrew.

Ia mendirikan Laboratorium Biologi Molekul MRC, Cambridge, Inggris pada 1962, dan mengepalainya sampai 1979. Ia tetap aktif dalam penelitian sampai akhir hidupnya.

Putranya ialah guru besar kimia di Universitas York di Inggris.

Buku-buku:

  • Is Science Necessary: Essays on Science and Scientists
  • I Wish I'd Made You Angry Earlier: Essays on Science, Science, Scientists, and Humanity
  • Proteins and Nucleic Acids: Structure and Function.
  • Science is not a Quiet Life: Unravelling the Atomic Mechanism of Haemoglobin
  • Glutamine Repeats and Neurodegenerative Diseases: Molecular Aspects
  • Protein Structure: A User's Guide
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan