Selasa, 20 Oktober 2026
00:58 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Mawardy Nurdin

Mawardy Nurdin

politisi Indonesia

Bagikan:
Mawardy Nurdin
250px-13_Ir._Mawardy_Nurdin%2C_M.Eng%2C_Sc.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wali Kota Banda Acehke-10
Masa jabatan
4 Juli 2012 –8 Februari 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurZaini Abdullah
WakilIlliza Sa'aduddin Djamal
PendahuluT. Saifuddin TA
(Sebagai Penjabat Wali Kota)
PenggantiIlliza Sa'aduddin Djamal
Masa jabatan
19 Februari 2007 –19 Februari 2012
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurIrwandi Yusuf
Zaini Abdullah
WakilIlliza Sa'aduddin Djamal
PendahuluRazali Yussuf
PenggantiT. Saifuddin TA
(Sebagai Pejabat Wali Kota)
Wali Kota Banda Aceh
Penjabat
Masa jabatan
8 Februari 2005 –1 April 2006
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurZaini Abdullah
PendahuluSyarifudin Latief
(Sebagai Pejabat Wali Kota)
PenggantiRazali Yussuf
(Sebagai Penjabat Wali Kota)
Informasi pribadi
Lahir(1954-05-30)30 Mei 1954
Meninggal8 Februari 2014(2014-02-08) (umur 59)
Partai politikPartai Demokrat
Suami/istriNurshanti Adnan
Anak4

Mawardy Nurdin (30 Mei 1954 – 8 Februari 2014) adalah Wali Kota Banda Aceh periode 2007–2012 dan sekali lagi dari 2012 hingga kematiannya pada 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai Pj. Wali kota Banda Aceh pada tahun 2005–2006. Memulai kariernya di pemerintahan pada tahun 1978 dan terakhir ia sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Perkotaan dan Permukiman NAD pada tahun 2003 - 2005. Dalam pekerjaan Rehabilitasi dan Rekontruksi pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami tahun 2004 ia menjadi salah seorang staf ahli pada Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Pada 2009, Mawardy Nurdin terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh menggantikan Nova Iriansyah. Ia kembali dipercaya memimpin Demokrat Aceh melalui sebuah Musyawarah Daerah II pada 10 Desember 2011. Ia memimpin periode 2011 hingga 2016. Di pentas nasional, Mawardy pernah menjabat sebagai Exco Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia.

Mawardy meninggal dunia pada 8 Februari 2014 di RSUD dr. Zainal Abidin, Banda Aceh akibat penyakit gagal ginjal yang telah dideritanya cukup lama.[1][2] ia dinobatkan sebagai "Bapak Pembangunan Kota Banda Aceh" oleh gubernur aceh Zaini Abdullah, atas jasa-jasa nya dalam membangun dan memimpin Banda Aceh. Di bawah kepemimpinannya, Kota Banda Aceh telah meraih tiga kali piala Adipura 2009, 2010, 2012, dan dipilih oleh PBB sebagai ‘model city’ untuk disaster risk reduction.

Referensi

Jabatan politik
Didahului oleh:
T. Saifuddin TA
Wali Kota Banda Aceh
2007–2014
Diteruskan oleh:
Illiza Sa'aduddin Djamal
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan