Senin, 19 Oktober 2026
19:14 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Mathilde dari Lotharingia

Mathilde dari Lotharingia

Bagikan:
Matilda
Mechtila_dceraOty2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Pfalzgrafin Lotharingia
LahirMusim panas 979
MeninggalNovember 1025
Pemakaman
AyahOtto II, Kaisar Romawi Suci
IbuTheophano
PasanganEzzo, Pfalzgraf Lotharingia
Keturunan
Selanjutnya...
Liudolf dari Ezzonen
Otto II dari Schwaben
Hermann II dari Köln
Richeza, Ratu Polandia
DinastiOttonian
AgamaKatolik Roma

Matilda atau Mathilde (musim panas 979 – November 1025), adalah Pfalzgrafin Lotharingia. Dia berasal dari Wangsa Ottonian sebagai putri ketiga Kaisar Otto II dan Permaisuri Theophano. Tak lama setelah kelahirannya, Mathilde dikirim ke Biara Essen, di mana sepupunya yang lebih tua, Matilda menjadi abdis, Mathilde dididik di sini. Diperkirakan bahwa Mathilde akan tinggal di biara dan menjadi abdis seperti kedua kakak perempuannya Adelheid dan Sophia.

Pernikahan dan keturunan

Mathilde menjalani kehidupan yang berbeda dari dua saudara perempuannya; dia akan menikah dengan Ezzo, Pfalzgraf Lotharingia. Menurut sejarawan Thietmar dari Merseburg, saudara laki-laki Mathilde, Kaisar Otto III, tidak menyukai gagasan Mathilde menikah pada awalnya. Keluarga memberi pasangan itu hadiah besar untuk mengamankan standar hidup yang memadai. Permaisuri Theophano menyetujui pernikahan itu. Ezzo kemudian membawa Mathilde keluar dari biara tempat dia tinggal. Namun, Abdis Mathilde dengan sia-sia menolak untuk menyerahkan gadis itu. Kisah romantis kemudian bahkan menyatakan Ezzo sebelumnya diam-diam jatuh cinta dengan Mathilde muda.

Kemungkinan pernikahan ini dimaksudkan untuk memastikan kekuasaan Otto III, yang memiliki wilayah yang luas di Rhein Hilir dan Mosel. Ibunda Ezzo berasal dari wangsa Adipati Schwaben sehingga Ezzo memiliki hak atas wilayah tersebut. Mathilde menerimanya dari harta Ottonian dan memberikannya kepada suaminya.

Ezzo dan Mathilde memiliki sepuluh anak:

Kematian

Mathilde rupanya meninggal tiba-tiba selama kunjungan ke saudara laki-laki Ezzo, Hermann di Echtz,[1] sementara Ezzo berada Aachen, pada pertemuan bangsawan Lorraine. Mathilde dimakamkan di Biara Brauweiler.[2]

Referensi

  1. ↑ After Schwennicke, European pedigrees Volume I.1 (2005) Plate 10, and Volume I.2 (1999), Plate 201 The identification of Aeccheze with Esch-SauerAs in genealogy-medieval transfer is made, must be false: Matilda died on 4 of the month and was on 7 (Trillmich) buried—the distance between Esch-Sauer and Brauweiler is approximately 180 km, which was not the time to establish, within three days, the exclusion of Düren-Echtz to Brauweiler is 40 km. Echtz also fits better than Esch Sauer to Mathilde's brother Hermann, the count in Zülpichgau. That Encyclopedia of the Middle Ages, Edward Hlawitschka, Werner Trillmich and Emil Kimpen keep open the point by equating it solely with Aeccheze Esch, but not tell what they think Esch.
  2. ↑ GERMANY KINGS, Medieval Lands
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan