Selasa, 22 September 2026
14:16 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Lotharingia

Lotharingia

bekas kerajaan abad pertengahan (855-959)

Lotharingia
855–959
Pembagian Lotharingia pada tahun 959Biru: Alsace, diserahkan kepada Swabia tahun 925Jingga: Lorraine Hulu setelah tahun 928Hijau: Lorraine Hilir setelah tahun 977
Pembagian Lotharingia pada tahun 959
Biru: Alsace, diserahkan kepada Swabia tahun 925
Jingga: Lorraine Hulu setelah tahun 928
Hijau: Lorraine Hilir setelah tahun 977
Bahasa umumBelanda Kuno, Jerman Hulu Kuno, Jerman Hilir Kuno, Prancis Kuno, Latin
Agama Kekristenan
PemerintahanMonarki
Raja; adipati 
 866-869
Lothair II
 953-965
Bruno yang Agung
Era SejarahAbad Pertengahan
855
 Dipecah
959
Didahului olehDigantikan oleh
Francia Tengah
Kadipaten Lorraine Hilir
Kadipaten Lorraine Hulu
Sekarang bagian dari Belgia
 Prancis
 Jerman
 Luksemburg
 Belanda

Lotharingia adalah salah satu kerajaan penerus Kekaisaran Karoling. Wilayahnya meliputi Lage Landen, Rhineland barat, dan wilayah di perbatasan Prancis dan Jerman. Kerajaan ini dinamai dari rajanya, Lothair II.[1]

Kerajaan ini merupakan hasil dari pembagian kerajaan Francia Tengah pada tahun 855. Francia Tengah sendiri merupakan hasil pembagian Kekaisaran Karoling menjadi tiga bagian berdasarkan Traktat Verdun pada tahun 843. Batas wilayah Lotharingia dan Francia Tengah tidak dibentuk berdasarkan bentukan geografis, tetapi berdasarkan pembagian wilayah untuk cucu-cucu Charlemagne. Pada tahun 870, setelah periode interregnum yang singkat, Traktat Meerssen membagi Lotharingia untuk tetangga-tetangganya, Francia Timur dan Francia Barat. Setelah perang singkat pada tahun 876 dan 879, Francia Barat menyerahkan wilayah Lotharingia yang ia kuasai kepada Francia Timur berdasarkan Traktat Ribemont (880). Pada tahun 939, raja Francia Timur Otto I berhasil mengalahkan penguasa Lotharingia Gilbert dan menjadikan Lotharingia salah satu kadipaten di bawah kekuasaan Otto.

Pada tahun 959, adipati Lotharingia Bruno yang Agung membagi kadipaten ini menjadi Lotharingia superior (Lorraine Hulu) dan Lotharingia inferior (Lorraine Hilir). Pada abad ke-12, Lorraine Hilir terpecah menjadi Kadipaten Limburg dan Kadipaten Brabant. Dengan jatuhnya Lorraine "hilir", Lorraine Hulu menjadi satu-satunya "Lorraine" yang tersisa di dalam Kekaisaran Romawi Suci. Setelah diserang dan diduduki Prancis, Lorraine akhirnya menjadi bagian dari Prancis setelah berakhirnya Perang Penerus Polandia (1737). Pada tahun 1766, kadipaten ini diwarisi oleh raja Prancis dan menjadi provinsi.

Catatan kaki

  1. Bullough, D.A. (1975). "The Continental Background of the Reform". Dalam Parsons, David (ed.). Tenth-Century Studies. Chichester, UK: Phillimore. hlm. 22. ISBN 0 85033 179 X.

Daftar pustaka

Sumber primer

Sumber sekunder

  • Bartholomew, John,and Wakelyn Nightingale. Monasteries and Patrons in the Gorze Reform: Lotharingia C.850-1000 (2001)
  • Clark, Samuel. State and Status: The Rise of the State and Aristocratic Power in Western Europe (1995) pp 53-79 excerpt
  • MacLean, Simon. (2013). "Shadow Kingdom: Lotharingia and the Frankish World, c.850–c.1050". History Compass, 11: 443–457.
  • Timothy Reuter, ed. The New Cambridge Medieval History, III: c. 900–c. 1024, Cambridge: Cambridge University Press, 2005. excerpts
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan