Jumat, 23 Oktober 2026
18:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Gereja Pammakaristos (Istanbul)

Gereja Pammakaristos (Istanbul)

bekas gereja, saat ini masjid dan museum di Istanbul

Bagikan:
"Masjid Fethiye" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Masjid Fethiye (disambiguasi).

41°01′45″N 28°56′47″E / 41.02917°N 28.94639°E / 41.02917; 28.94639

250px-Pammakaristos_Church_-_exterior_-_P1030461.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Parekklesion dari Pammakaristos (Museum Fethiye).

Gereja Pammakaristos, yang juga dikenal dengan sebutan Gereja Theotokos Pammakaristos (bahasa Yunani:Θεοτόκος ἡ Παμμακάριστος, "Bunda Allah Yang Diberkati Semua Orang"), yang pada 1591 dialihkan menjadi sebuah masjid dan dikenal dengan sebutan Masjid Fethiye (bahasa Turki:Fethiye Camii, "masjid penaklukan") dan sekarang menjadi sebuah museum, adalah salah satu gereja Bizantium paling terkenal di Istanbul, Turki. Parekklesion, di samping menjadi salah satu contoh paling berpengaruh dari arsitektur Palaiologan di Konstantinopel, dan bangunan pra-Utsmaniyah terakhir yang menjadi rumah Kepatriarkan Ekumenikal, juga memiliki jumlah mozaik Bizantium terbesar di Istanbul setelah Hagia Sophia dan Gereja Chora.

Letak

Bangunan tersebut terletak di wilayah Çarşamba, distrik Fatih di dalam kota bertembok Istanbul.

Sejarah

250px-Istanbul_-_Chiesa_Pammacaristos_%28Fetiye_camii%29_-_San_Gregorio_armeniaco_-_Foto_G._Dall%27Orto_26-5-2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
St. Gregorius sang Iluminator
250px-Istanbul_-_Chiesa_Pammacaristos_%28Fetiye_camii%29_-_Cupola_-_Foto_G._Dall%27Orto_26-5-2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan kubah tengah parekklesion dengan Kristus Pantokrator dikelilingi oleh nabi-nabi Perjanjian Lama
250px-Istanbul_-_Chiesa_Pammacaristos_%28Fetiye_camii%29_-_Foto_G._Dall%27Orto_26-5-2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mozaik yang menggambarkan Yesus
250px-Istanbul_-_Chiesa_Pammacaristos_%28Fetiye_camii%29_-_S._Antonio_-_Foto_G._Dall%27Orto_26-5-2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mozaik Santo Antonius
250px-Pammakaristos_Church_fragments.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fragmen-fragmen dari Gereja tersebut, yang disimpan di Museum Arkeologi Istanbul

Menurut sebagian besar sarjana, gereja tersebut dibangun antara abad kesebelas dan keduabelas. Beberapa sejarawan dan arkeolog memercayai bahwa struktur asli dari gereja tersebut diatributkan kepada Mikael VII Ducas (1071–1078).[1] Gereja tersebut juga diyakini oleh sarjana dan pakar Bizantium Swiss Ernest Mamboury bahwa bangunan aslinya didirikan pada abad ke-8.[2]

Gereja utamanya juga direnovasi pada waktu yang sama, saat pembelajaran Templon ditampilkan.[3] Setelah kejatuhan Konstantinopel, kursi Kepatriarkan Ortodoks Yunani mula-mula berpindah ke Gereja Rasul Suci, dan pada 1456 ke Gereja Pammakaristos, yang masuk menjadi kursi Kepatriarkan tersebut sampai 1587.

Lima tahun kemudian, Sultan Utsmaniyah Murad III mengalihkan gereja tersebut menjadi sebuah masjid dan mengganti namanya dalam menghormati Fetih-nya (Penaklukan) terhadap Georgia dan Azerbaijan, dengan nama Fethiye Camii.

Arsitektur dan dekorasi

Sebuah representasi dari Pantokrator, yang dikelilingi oleh para nabi Perjanjian Lama (Musa, Yeremia, Zefanya, Mikha, Yoel, Zakaria, Obaja, Habakuk, Yunus, Maleakhi, Ezekiel, dan Yesaya) berada dibawah kubah utama.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Mathews (1976), p. 346
  2. ↑ Mamboury, (1933)
  3. ↑ Mathews (1976), p. 347.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pammakaristos Church.
Gereja dan Biara di Konstantinopel
Untuk struktur non keagamaan, lihat Tempat publik di Konstantinopel

Templat:Topik Kekaisaran Bizantium

Museum arkeologi dan sejarah
Kastil
Museum budaya dan seni rupa
Museum rumah bersejarah
Museum sastra
Museum militer
Istana
Museum agama
Museum ilmu pengetahuan dan teknologi
Serba-serbi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan