Kamis, 22 Oktober 2026
18:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Palaiologos

Palaiologos

Bagikan:
Lambang wangsa Palaiologos
Lambang wangsa Palaiologus

Palaiologus (bahasa Yunani:Παλαιολόγος, jamak Παλαιολόγοι), atau sering disebut Palaiologos, adalah keluarga bangsawan yang merupakan dinasti terakhir Kekaisaran Romawi Timur. Saat Perang Salib Keempat, Kekaisaran Romawi Timur mengalami kekalahan sehingga Konstantinopel direbut oleh tentara salib, kemudian anggota keluarga Palaiologus melarikan diri ke Kekaisaran Nikea. Di sana, Mikhael VIII Palaiologus menjadi kaisar Nicea pada tahun 1259. Ia lalu merebut kembali Konstantinopel dan dimahkotai sebagai kaisar tunggal Romawi Timur pada tahun 1261. Keturunannya menguasai kekaisaran hingga Konstantinopel direbut oleh Kesultanan Utsmaniyah pada 29 Mei 1453.

Dinasti ini berkontribusi besar dalam pengembangan kesenian dan arsitektur, yang dijuluki sebagai Renaisans Palaiologus.

Kaisar Palaiologoi

  1. Mikhael VIII Palaiologus
  2. Andronikus II Palaiologus
  3. Mikhael IX Palaiologus
  4. Andronikus III Palaiologus
  5. Yohanes V Palaiologus
  6. Andronikus IV Palaiologus
  7. Yohanes VII Palaiologus
  8. Andronikus V Palaiologus
  9. Manuel II Palaiologus
  10. Yohanes VIII Palaiologus
  11. Konstantinus XI Palaiologus

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan