Sabtu, 03 Oktober 2026
23:53 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Martin de Porres

Martin de Porres

Bagikan:
Martin dari Porres
250px-Martin_de_Porres.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir9 Desember 1579
Lima, Peru
Meninggal3 November 1639
Lima, Peru
Dihormati diGereja Katolik Roma, Gereja Lutheran, Gereja Anglikan
Beatifikasi1837 oleh Paus Gregorius XVI
Kanonisasi6 Mei 1962 oleh Paus Yohanes XXIII
Pesta3 November, 23 Agustus (Gereja Episkopal (Amerika Serikat))

Martin dari Porres (1569-1639) adalah santo pelindung karya penghapusan rasialisme.[1] Ia dilahirkan sebagai anak tidak sah dari seorang bangsawan Spanyol dan seorang perempuan Indian dari Panama.[1][2] Pada umur 12 tahun, ia belajar dan bekerja pada tukang cukur yang juga mampu mengobati.[2] Tiga tahun kemudian ia meninggalkan pekerjaan itu dan masuk Ordo Dominikan di Peru.[2] Di situ, ia tidak ingin menjadi imam melainkan menjadi bruder.[2] Sebagai Bruder, ia bertugas sebagai tukang pangkas rambut, tukang kebun, perawat, dan penjaga pintu.[1] Selain itu, ia menjadi penanggung jawab untuk mengobati orang sakit dan memberikan jatah makanan harian bagi kaum miskin di biaranya.[2] Kemudian ia juga membuka rumah bagi anak-anak yatim piatu dan rumah sakit bagi bayi-bayi yang dibuang oleh orang tuanya.[2] Martin juga bekerja bagi para budak Afrika dengan mengunjungi, menghibur, memberi makanan, serta obat-obatan.[2] Dikisahkan pula bahwa Martin sangat menyayangi berbagai macam binatang juga.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 A. Heuken. 1985. Ensiklopedi Orang Kudus. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. Hal. 219.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Bernadette McCarver Snyder. 2001. 115 Kisah Santo-Santa yang Mengasyikkan. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 100-101.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Santo dan Santa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan