Sabtu, 17 Oktober 2026
03:48 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Martin John Spalding

Martin John Spalding

Bagikan:
The Most Reverend

Martin John Spalding
Uskup Agung Baltimore
250px-Archbishop_Spalding.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TakhtaBaltimore
Penunjukan6 Mei 1864
Awal masa jabatan
31 Juli 1864
Masa jabatan berakhir
7 Februari 1872
PendahuluFrancis Patrick Kenrick
PenerusJames Roosevelt Bayley
Imamat
Tahbisan imam
13 Agustus 1834
oleh Carlo Maria Pedicini
Tahbisan uskup
10 September 1848
oleh Benedict Joseph Flaget P.S.S.
Informasi pribadi
Lahir(1810-05-23)23 Mei 1810
Rolling Fork, Kentucky
Meninggal7 Februari 1872(1872-02-07) (umur 61)
Baltimore, Maryland
Jabatan sebelumnya
Uskup Koajutor Louisville (1848–1850)
Uskup Louisville (1850–1864)
PendidikanSt. Thomas Seminary
Universitas Kepausan Urbaniana
SemboyanAuspice Maria
(Di bawah perlindungan Maria)
Tanda tanganTanda tangan Martin John Spalding

Martin John Spalding (23 Mei 1810 – 7 Februari 1872) adalah seorang prelat Katolik Amerika Serikat yang menjabat sebagai uskup agung Baltimore dari 1864 sampai 1872. Ia sebelumnya menjabat sebagai uskup Louisville dari 1850 sampai 1864. Ia mengadvokasikan bantuan untuk budak merdeka setelah Perang Saudara Amerika. Spalding menghadiri Konsili Vatikan Pertama, kala ia mula-mula menentang, dan kemudian mendukung, proklamasi dogmatik infalibilitas kepausan.

Kehidupan awal dan pendidikan

Martin Spalding lahir pada 23 Mei 1810, di Rolling Fork, Kentucky, sebagai anak kesembilan dari delapan bersaudara dari pasangan Richard dan Henrietta (née Hamilton) Spalding.[1] Leluhurnya datang dari Inggris dan Irlandia ke koloni Amerika, bermukim di Provinsi Maryland pada sekitar pertengahan abad ke-17.[2] Kakek pihak ayah Spalding, Benedict Spalding, pindah dari St. Mary's County, Maryland ke Kentucky pada 1790.[3] Keluarga ibunya, yang juga dari Maryland, pindah ke Kentucky pada 1791.[4] Martin merupakan sepupu jauh dari Bunda Catherine Spalding, salah satu pendiri Kesusteran Karitas Nazareth.[5]

Richard dan Henrietta menikah pada 1801. Putra mereka Martin terserang banyak penyakit pada masa mudanya. Kala ia baru berusia lima atau enam tahun, Henrietta meninggal. Kakak sulung dan nenek pihak ayahnya kemudian merawatnya. Richard menikah lagi sebanyak dua kali, dan memiliki total dua puluh satu anak.[5] Kala Martin Spalding mencapai usia delapan tahun, keluarganya mengirimkannya pada 1818 ke sebuah sekolah negeri di wilayah tersebut. Saat di sekolah, Spalding mempelajari tabel multiplikasi pada suatu hari. Ia menerima komuni pertama pada 1820 dalam usia sepuluh tahun.[1][4]

pada 1821, Spalding masuk Kolese Santa Maria di Lebanon, Kentucky,[3] tempat ia menjadi murid kesayangan pendiri sekolah tersebut, Padri William Byrne. Dalam usia 14 tahun, keterampilan matematika Spalding sangat maju sehingga Byrne mengangkatnya menjadi pengajar matematika di Kolese Santa Maria. Pada suatu wwaktu, seorang profesor matematika dari Kolese Santo Yosef berniat untuk menguji Spalding dengan masalah matematika yang sulit, namun Spalding mampua menyelesaikannya secara keseluruhan.[4]

Pada waktu Spalding lulus dari Kolese Santa Maria pada 1826 dalam usia 16 tahun, ia memutuskan untuk masuk imamat. Ia mulai belajar di Seminari Santo Tomas, Bardstown, Kentucky, pada September 1826.[5] Ia menjalani empat tahun berikutnya dengan belajar filsafat dan teologi di Seminari Santo Tomas. Seminari tersebut juga mewajibkan seminariannya untuk mengajar kursus kepada adik kelas di Kolese Santo Yosef.[4]

Pada 1830, Uskup Benedict Flaget mengirim Spalding ke Roma untuk meneruskan pendidikannya di Universitas Kepausan Urbaniana.[2] Setelah empat bulan perjalanan, ia datang ke Roma pada 7 Agustus 1830. Mengalami lesu akibat perjalanan yang panjang, Spalding nyaris meninggal di Roma. Setelah pemulihan perlahan, ia meneruskan pembelajarannya.[4]

Pada 1834, Spalding menerima gelar Doctor of Divinity dari universitas tersebut, menjadikannya murid Amerika pertama yang menerimanya. Ia menerima gelar setelah sesi maraton yang diberi 256 persoalan tentang teologi, sejarah gereja dan hukum kanon dari serangan oleh dosen universitas dan cendekiawan lainnya.[1]

Imamat

Saat di Roma, Spalding ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Bardstown oleh Kardinal Carlo Maria Pedicini pada 13 Agustus 1834.[6] Spalding mengadakan misa perdananya di makam Santo petrus di kapel Basilika Santo Petrus.[5]

Dua hari setelah penahbisan, Spalding berlayar ke Amerika Serikat, dengan keinginan melihat Flaget lagi. Spalding datang ke New York City pada Oktober 1834. Saat perjalanan ke Kentucky, ia berhenti di Philadelphia, Pennsylvania. Uskup Francis Kenrick, mantan profesornya di Seminari Santo Tomas, memperkenankan Spalding untuk mengkotbahi homili pertamanya di Katedral Santo Yohanes Penginjil, Philadelphia.[4]

Setelah Spalding datang ke Bardstown pada Desember 1834, Flaget mengangkatnya menjadi rektor Katedral Santo Yosef dan profesor filsafat di Seminari Santo Tomas.[5] Selain tugas-tugas tersebut, Spalding menjadi penyunting pertama mingguan Catholic Advocate pada 1835. Ia juga mendirikan penerus Advocate, The Louisville Guardian.[2]

Pada 1838, Spalding dipilih menjadi presiden Kolese Santo Yosef.[3] Namun, ia kemudian bertikai dengan Uskup Guy Chabrat, yang diangkat oleh Vatikan menjadi uskup koajutor di keuskupan tersebut saat Flaget pergi ke Eropa. Kala Flaget kembali pulang pada 1840, Spalding menyatakan pengunduran dirinya sebagai presiden Kolese Santo yosef dan rektor katedral. Flaget kemudian mengangkat Spalding menjadi pastor Paroki Santo Petrus di Lexington, Kentucky. Pada masa pelayanan imamatnya, ia juga membantu misi Katolik di Keuskupan Nashville.[7] Ia kemudian membangun reputasi sebagai pengkotbah dan penceramah menonjol.[4]

Pada 1841, Vatikan memindahkan takhta episkopal dari Bardstown ke Louisville, yang telah menjadi kota terbesar di Kentucky. Keuskupan Bardstown kini menjadi Keuskupan Louisville. Spalding kemudian meneruskan jabatan lamanya sebagai rektor di apa yang kini disebut Proto-Katedral Santo Yosef.[4] Pada 1844, Flaget mengangkat Spalding menjadi vikaris jenderal.[8] Dengan Flaget yang berusia lanjut dan Charbrat berjuang melawan kebutaan, Spalding memegang kepengurusan keuskupan tersebut.[1] Chabrat mengundurkan diri dari jabatan uskup koajutor pada 10 April 1847.[9]

Episkopasi

Uskup Koajutor dan Uskup Louisville

330px-Cathedral_Assumption_Louisville.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katedral Maria Diangkat ke Surga, Louisville, Kentucky (2007)

Setelah Chabrat mengundurkan diri pada 1847, Vatikan perlu mengangkat uskup koajutor lain untuk Flaget, yang terlalu lemah untuk melakukan tugas-tugasnya. Pada 18 April 1848, Paus Pius IX mengangkat Spalding menjadi uskup koajutor Louisville dan uskup tituler Lengone. Ia menerima penahbisan episkopal pada 1 September 1848, dari Flaget, dengan Uskup Francis Kenrick dan Richard Miles bertugas sebagai ko-konsekrator, di Katedral Santo Louis, in Louisville. Saudara Francis Kenrick, Uskup Agung Peter Kenrick, memberikan homili pada upacara tersebut.[1][6] Spalding memiliki semboyan episkopal Auspice Maria (Latin: "Di bawah perlindungan Maria").[8]

Saat Flaget meninggal pada 11 Februari 1850, Spalding secara otomatis menggantikannya sebagai uskup Louisville.[6] Pada masa pengangkatan Spalding, keuskupan tersebut meliputi seluruh negara bagian Kentucky dan memiliki lebih dari 30.000 umat Katolik, 43 gereja, 10 kapel, dan 40 imam.[2] Salah satu tindakan pertama Spalding sebagai uskup adalah mengunjungi setiap paroki, sekolah dan lembaga lain di keuskupan tersebut.[1] Pada 1850, dengan bantuan sekelompok Katolik-Jerman, Spalding membuka Panti Asuhan Santo yosef khusus putra di Louisville.[1][10]

Uskup Agung Baltimore

330px-Engraving_of_First_Vatican_Council.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konsili Vatikan Pertama, Roma (1873)

Setelah kematian Uskup Agung Baltimore Francis Kenrick pada 8 Juli 1863, Paus Pius IX mengangkat Spalding menjadi uskup agung Baltimore ketujuh pada 3 Mei 1864. Pelantikannya diadakan di Katedral Maria Diangkat ke Surga, Baltimore pada 31 Juli 1863.[6][11]

Kematian dan warisan

Pada akhir 1871, Spalding pergi ke New York City untuk menghadiri pertemuan para uskup. Setelah kembali ke Baltimore, ia mengalami kedinginan berat yang berkembang menjadi bronkitis akut.[1] Menderita akibat penurunan kesehatan sepanjang hidupnya, Spalding tak dapat pulih dari penyakit tersebut.

Spalding meninggal di Baltimore pada 7 Februari 1872, dalam usia 61 tahun. Ia dimakamkan di Basilika Biara Nasional Maria Diangkat ke Surga.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Clarke, Richard Henry (1872). Lives of the Deceased Bishops of the Catholic Church in the United States. Vol. I. New York: P. O'Shea Publisher.
  2. 1 2 3 4 O'Donovan, Louis. "Martin John Spalding". Catholic Encyclopedia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 28, 2017. Diakses tanggal Desember 25, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Shea, John Gilmary (1886). The Hierarchy of the Catholic Church in the United States. New York: Office of Catholic Publications.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 Spalding, John Lancaster (1873). The Life of the Most Rev. M.J. Spalding, D.D. New York: The Catholic Publication Society. ISBN 978-0-8370-6949-4.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  5. 1 2 3 4 5 Mayer, Brantz (1871). Baltimore: Past and Present. Baltimore: Richardson & Bennett.
  6. 1 2 3 4 "Archbishop Martin John Spalding". Catholic-Hierarchy.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 11, 2007. Diakses tanggal Januari 1, 2007.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Most Rev. Martin John Spalding". Keuskupan Agung Baltimore. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 20, 2009. Diakses tanggal Desember 25, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 "Most Rev. Martin John Spalding". Archdiocese of Baltimore (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 9, 2023. Diakses tanggal Desember 9, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Bishop Guy Ignatius Chabrat, P.S.S." Catholic-Hierarchy.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 9, 2023. Diakses tanggal Desember 9, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Mission and History". St. Joseph Children's Home (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 9, 2023. Diakses tanggal Desember 9, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Archbishop Francis Patrick Kenrick". Catholic-Hierarchy.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 14, 2009. Diakses tanggal Desember 26, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Martin John Spalding.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Martin John Spalding.
Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Francis Patrick Kenrick
Uskup Agung Baltimore
1864–1872
Diteruskan oleh:
James Roosevelt Bayley
Didahului oleh:
Benedict Joseph Flaget
Uskup Agung Louisville
1850–1864
Diteruskan oleh:
Peter Joseph Lavialle
40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Gereja Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan