Rabu, 07 Oktober 2026
21:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Wilayah perbatasan Billung

Wilayah perbatasan Billung

Bagikan:
250px-Billung_March_locator_map_%281004%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah perbatasan Billung (merah) pada permulaan abad ke-11.

Wilayah perbatasan Billung (bahasa Jerman:Billunger Mark atau Mark der Billunger) adalah wilayah perbatasan di ujung timur laut Kadipaten Sachsen pada abad ke-10. Wilayah ini dinamai dari keluarga penguasanya, yaitu Wangsa Billung.

Wilayah ini terbentang dari Sungai Elbe hingga Laut Baltik dan dari Limes Saxoniae hingga Sungai Peene di timur, kurang lebih mencakup wilayah Holstein timur, Mecklenburg dan sebagian wilayah Pommern Barat pada masa modern. Wilayah ini didirikan pada tahun 936 ketika Adipati Sachsen dan Raja Francia Timur Otto I mengangkat Hermann Billung sebagai princeps militiae (secara harfiah berarti "pangeran milisi") yang menjadikannya penguasa wilayah perbatasan dengan suku-suku Obotrite (termasuk suku Polabia, Warnabi dan Wagri) serta suku-suku Redarii, Circipani, dan Kissini dari konfederasi Veleti.

Orang-orang Slavia di wilayah ini umumnya saling bermusuhan, sehingga mereka tidak dapat bersatu untuk melawan Sachsen. Meskipun begitu, pada tahun 955, kepala suku Obotrite yang bernama Nako bersekutu dengan keponakan Hermann, Wichmann yang Muda dan Egbert si Mata Satu. Pemberontakan ini memicu Pertempuran Recknitz, tetapi pasukan Raja Otto berhasil mengalahkan suku Obotrite dalam pertempuran tersebut.

Wilayah perbatasan Billung terpaksa ditinggalkan setelah terjadinya pemberontakan Obotrite dan Veleti pada tahun 983.

Referensi

  • Thompson, James Westfall. Feudal Germany, Volume II: New East Frontier Colonial Germany. New York: Frederick Ungar, 1928.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan