Selasa, 13 Oktober 2026
23:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Marie Lafarge

Marie Lafarge

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
250px-Lafarge.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Marie Lafarge

Marie-Fortunée Lafarge (née Capelle; 15 Januari 1816 – 7 November 1852) adalah seorang wanita Prancis yang dihukum karena membunuh suaminya dengan keracunan arsenik pada tahun 1840. Kasusnya menjadi terkenal karena merupakan salah satu persidangan pertama yang diikuti oleh publik melalui laporan surat kabar harian, dan karena dia adalah orang pertama yang dihukum sebagian besar atas bukti toksikologi forensik langsung. Namun, pertanyaan tentang kesalahan Lafarge memecah masyarakat Prancis sampai-sampai sering dibandingkan dengan skandal Dreyfus yang lebih terkenal.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Jay Robert Nash (1 November 1986). Look for the Woman: A Narrative Encyclopedia of Female Prisoners, Kidnappers, Thieves, Extortionists, Terrorists, Swindlers and Spies from Elizabethan Times to the Present. M. Evans. hlm. 57. ISBN 978-1-4617-4772-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ H. B. Irving (7 November 2015). A Book of Remarkable Criminals: Top Crime Story. 谷月社. hlm. 146–. GGKEY:D04JFL6EFU8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Daftar Pustaka

  • Adler, L. (1986). L'Amour à l'arsenic: histoire de Marie Lafarge. Paris: Denoël.
  • Apostolidès, Jean-Marie (2012). Trois solitudes: D.A.F. de Sade, Marie Lafarge, Josefa Menéndez (dalam bahasa French). Paris: L'Harmattan. ISBN 978-2-296-49919-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Bertomeu-Sánchez, J. R. (2006). "Sense and sensitivity: Mateu Orfila, the Marsh test and the Lafarge affair". Dalam Bertomeu-Sánchez; Nieto-Galan (ed.). M. Orfila and his times. Science History Publications.
  • Bertomeu-Sánchez, J. R. (2015). La verdad sobre el caso Lafarge. Ciencia, justicia y ley durante el siglo XIX. Barcelona: El Serbal.
  • Dumas, A. (2005). Madame Lafarge. Paris: Pygmalion.
  • Lafarge, M. (1867). Mémoires de madame Lafarge, née Marie Cappelle, écrits par elle-même. Paris: Lévy frères.
  • Sobieniak, C. (2010). Rebondissements dans l'affaire Lafarge. Saint-Paul: Lucien Souny.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan