Jumat, 16 Oktober 2026
10:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Maria Ulfah

qoriah Indonesia (lahir 1955)

Bagikan:
Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa selain Indonesia. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas berbahasa tersebut, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa tersebut. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
Maria Ulfah
Lahir21 Desember 1955 (umur 70)
KewarganegaraanIndonesia
Dikenal karenaQāriʾah
Karier musik
Instrumenvokal
Label

Dr. Hj. Maria Ulfah, MA. (lahir 21 Desember 1955) adalah seorang Qoriah (pembaca Al-Quran) Indonesia dan pimpinan Central Institute untuk Pengembangan Bacaan Al-qur'an.[1] Dia adalah juara dua Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Indonesia dan diakui internasional sebagai salah satu qoriah terbaik dunia dan guru pengajian.[2][3][4][5] Dia juga adalah seorang dosen di Institut untuk Studi Al-qur'an dan di Universitas Islam Nasional di Indonesia,[6] dan wanita pertama yang memenangkan MTQ internasional di Malaysia pada tahun 1980. Dia dianggap tokoh internasional dan qoriah di Asia Tenggara.[7]

Hj. Maria Ulfah pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Pusat. Kemampuan beliau dalam melantunkan ayat suci al-Qur’an telah diakui di dunia internasional.[8]

Pada tahun 2001, Hj. Maria Ulfah mendirikan Pesantren Baitul Qurro dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an di Jakarta. Selain pernah memimpin LPTQ Pusat, beliau juga merupakan seorang dosen dan menjabat sebagai Dekan Fakultas Ushuludin pada Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) Jakarta.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Special Talk and Recital "The Sacred Book in Islam, the Holy Quran, and its Recitation" Diarsipkan 2016-05-09 di Wayback Machine, National Institutes for the Humanities, Kyoto University Yoshida Campus. Accessed May 9, 2016.
  2. ↑ David D. Harnish and Anne Rasmussen, Divine Inspirations: Music and Islam in Indonesia, pgs. 123 and 343. Oxford: Oxford University Press, 2011.
  3. ↑ Sells, Michael (1999). Approaching the Qur'an. Ashland, Oregon: White Cloud Press. ISBN 1-883991-26-9.
  4. ↑ Useem, Andrea. "In Islam, a Vocal Exercise of Faith". Chronicle of Higher Education. Diakses tanggal 2008-02-03.
  5. ↑ Kathryn M. Coughlin, Muslim Cultures Today: A Reference Guide, pg. 87. Santa Barbara: Greenwood Publishing Group, 2006. ISBN9780313323867
  6. ↑ Durkee, Noura (Mei–Juni 2000). "Recited from the Heart". Saudi Aramco World. Diakses tanggal 2008-02-03.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Anne Rasmussen, The Juncture between Creation and Re-creation among Indonesian Reciters of the Qur'an, pg. 75. Taken from Musical Improvisation: Art, Education, and Society. Eds. Gabriel Solis and Bruno Nettl. Champaign: University of Illinois Press, 2009. ISBN9780252076541
  8. ↑ "Dr. Hj. Maria Ulfah, MA – Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta". 2019-06-15. Diakses tanggal 2024-12-23.
Mesir
60px-Bismillah_gold.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arab Saudi
Pakistan
India
Indonesia
Iran
Iraq
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan