Kamis, 08 Oktober 2026
05:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Maria Hofker-Rueter

Maria Hofker-Rueter

Bagikan:
250px-Postzegel_1924_voor_het_kind.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maria Rueter

Maria Hofker-Rueter (4 Juli 1902 – 16 Desember 1999) adalah seniwati Belanda.

Maria Rueter yang berasal dari keluarga seniman itu berayahkan Georg Rueter dan bersaudarakan Pam Rueter. Maria menikah dengan seniman Willem Gerard Hofker (1902-1981). Wim Hofker dikenal akan karya-karyanya yang menggambarkan pemandangan Bali dan juga para penari Bali. Wim Hofker juga membuat banyak potret, lukisan benda mati, dan lanskap.

Pada tahun 1936, Maria Hofker-Rueter pergi ke Hindia Belanda dan berdomisili di Bali. Di sana, Maria mulai menggambar dan melukis. Pada masa pendudukan Jepang, ia dan suaminya ditahan di kamp konsentrasi Jepang. Pada tahun 1946, mereka kembali ke Belanda, dan menetap di Amsterdam sampai akhir hayatnya.

Terdapat 38 almanak yang ditulisnya, yang kulitnya menempel ke candi emas yang direngkuh dengan tangannya. Dalam buku itu (juga dengan gambar), ia menggambarkan apa yang dilihatnya di kebun dan perjalanannya.

Bibliografi

  • Dari Almanak Maria Hofker-Rueter - Schatten van mijn Tuin - menurut gagasan Marie-France Boyer, H.J. W. Becht - Bloemendaal – 1988 – ISBN 90-230-0676-3
  • Samensteller Jan Schilt: Maria Hofker's Indische impressies. J.H. Gottmer/H.J.W. Becht BV, Bloemendaal - 1994 - ISBN 90-230-0834-0


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan