Rabu, 14 Oktober 2026
19:17 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Malcolm Shaw

Bagikan:

Malcolm Nathan Shaw QC (lahir 1947) adalah seorang ahli hukum internasional asal Britania Raya.

Kehidupan awal

Shaw mengenyam pendidikan di Universitas Liverpool (LLB), Hebrew University of Jerusalem (LLM), dan Universitas Keele (PhD).

Karier

Shaw pernah menjabat sebagai Profesor Hukum Internasional di Universitas Leicester. Setelah pensiun, ia menjadi senior fellow di Lauterpacht Centre for International Law di Universitas Cambridge.

Ia adalah penulis buku International Law (pertama kali diterbitkan tahun 1977; edisi keenam dikeluarkan tahun 2008[1]).

Karya terpilih

Ini adalah daftar dinamis, yang mungkin tidak dapat memuaskan standar tertentu untuk kelengkapan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya dengan menambahkan klaim yang diberikan sumber tepercaya.
  • International Law (1977)
  • Dispute-settlement in Africa (1983)
  • International Law and Intervention in Africa (1985)
  • Title to Territory in Africa: International Legal Issues (1986)
  • Genocide and International Law (1989)
  • The Definition of Minorities in International Law (1991)
  • Succession d'états aux biens et aux dettes: opinion à la Commission d'étude des questions afférentes à l'accession du Québec à la souveraineté (1992)
  • La dette extérieure (1995)
  • The International Court of Justice: a Practical Perspective(1997)
  • The Heritage of States: the Principle of "uti possidetis juris" Today (1997)
  • Nemzetközi jog (2001)
  • Title to Territory (2005)
  • The International Law of Territory (2008)

Referensi

  1. ↑ Cambridge University Press (2009). Malcolm Shaw: International Law. Diakses 21 Oktober 2009.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan