Rabu, 14 Oktober 2026
09:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Maklumat Potsdam

Maklumat Potsdam

Bagikan:
250px-EdiktPotsdam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maklumat Potsdam.

Maklumat Potsdam (bahasa Jerman:Edikt von Potsdam) adalah proklamasi yang dikeluarkan oleh Friedrich Wilhelm, Elektor Brandenburg dan Adipati Prusia, pada 29 Oktober 1685 di Potsdam. Maklumat ini dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap pencabutan Maklumat Nantes oleh Raja Louis XIV dari Prancis. Maklumat ini membuka pintu Brandenburg-Prusia kepada para pengungsi Protestan. Berkat maklumat ini, diperkirakan sekitar 20.000 pengungsi Huguenot (Protestan Prancis) datang ke wilayah Brandenburg-Prusia.[1] Negara ini pun menjadi pusat imigrasi Eropa; kebebasan beragama di wilayahnya mengundang tidak hanya kaum Huguenot, tetapi juga mereka yang ditindas di Rusia, Belanda dan Bohemia. Kedatangan para imigran memperkuat ekonomi negara setelah sebelumnya mengalami kehancuran akibat Perang Tiga Puluh Tahun.

Catatan kaki

  1. ↑ Susanne Weingarten (Juni 2016). "Zwei Pferde, einie Kuh und 50 Taler: Als Flüchtlinge gekommen, bleiben die Hugenotten in Preußen über Generationen eine stolze Minderheit". Das Reich der Deuschen 962-1871: Eine Nation entsteht. Der Spiegel: 102–103.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan