Minggu, 27 September 2026
21:57 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Mafindo

organisasi nirlaba

Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) adalah organisasi nirlaba di Indonesia yang berfokus pada pemeriksaan fakta serta pencegahan penyebaran hoaks. Organisasi ini secara resmi memiliki status berbadan hukum pada 19 November 2016. Pada mulanya, Mafindo berawal dari sebuah grup kecil daring di media sosial yang telah aktif sejak tahun 2013[1] atau 2015.[2] Grup ini membahas mengenai berita bohong yang disebar secara daring serta cara untuk memeriksa kebenarannya. Hingga pada tahun berikutnya, Mafindo mulai banyak diikuti oleh pengguna internet lainnya yang memiliki minat yang sama.[3]

Perkembangan

Sejak tahun 2015, Mafindo aktif menangani kasus misinformasi dan disinformasi melalui berbagai platform. Langkah yang diambil meliputi pembentukan komunitas anti-hoaks di Facebook, pengembangan layanan pengecekan fakta, serta penyediaan ekstensi pada peramban Google Chrome.[4] Organisasi ini berupaya mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menghadapi penyebaran informasi yang tidak akurat dan konten bernuansa kebencian.[2]

250px-Penyampaian_materi_oleh_Mafindo_-_WikiCendekia_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelatihan pemeriksaan fakta (fact checking) informasi di internet yang dibawakan oleh Mafindo

Pada tahun-tahun selanjutnya, Mafindo memperluas cakupan kegiatannya dengan melibatkan partisipasi dari masyarakat, melakukan pelatihan literasi digital, serta kampanye publik yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan bahaya hoaks.[2] Setelah Mafindo, sejumlah inisiatif serupa bermunculan dan sebagian besar dibangun oleh organisasi media.[4]

Produk

Mafindo mengembangkan sejumlah produk untuk mendukung kerja-kerja dalam memberantas berita bohong dan palsu lewat berbagai platform, baik dari aplikasi seluler maupun situs web. Produk yang berbasis aplikasi seluler misalnya, layanan bot percakapan melalui perpesanan instan WhatsApp.[2] Sementara itu, produk yang berbasis situs web seperti, Cekfakta.com,[5] Turnbackhoax.id,[6] dan Lentera Litera.[7]

Cekfakta.com dan Turnbackhoax.id merupakan situs web yang dikembangkan untuk membantu masyarakat memeriksa kebenaran informasi atau klaim yang beredar, terutama yang sering disebarkan di media sosial. Perbedaan kedua situs ini adalah Cekfakta.com merupakan platform hasil kolaborasi antara Mafindo dengan organisasi media dan komunitas pemeriksa fakta yang diluncurkan pada 5 Mei 2018.[8] Cekfakta.com mengumpulkan hasil verifikasi fakta dari berbagai sumber berita daring. Platform ini juga mendukung upaya melawan hoaks secara kolektif dengan melibatkan jurnalis dan pemeriksa fakta profesional.[5] Sementara itu, Turnbackhoax.id adalah situs web yang berisi basis data hoaks hasil verifikasi tim Mafindo sendiri.[6]

Untuk kebutuhan edukasi literasi digital dan kritis terhadap informasi kepada masyarakat umum, Mafindo mengembangkan situs Lentera Litera. Program ini bertujuan membantu masyarakat memahami cara menyaring informasi, mengenali berita palsu, dan mengembangkan kebiasaan bermedia yang sehat sehingga masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan internet dan media sosial.[7]

Referensi

  1. ↑ UNESCO 2022, hlm. 51.
  2. 1 2 3 4 Perangin-Angin 2024, hlm. 11.
  3. ↑ "Mafindo". EU Cyber Direct. Diakses tanggal 18 Desember 2024.
  4. 1 2 UNESCO 2021, hlm. 81.
  5. 1 2 Perangin-Angin 2024, hlm. 8-9.
  6. 1 2 Anwar 2023, hlm. 279.
  7. 1 2 Abdi, Alfian Putra (28 Oktober 2021). Perwitasari, Nur Hidayah (ed.). "Mafindo Rilis Lentera Litera untuk Melawan Disinformasi". tirto.id. Diakses tanggal 20 Desember 2024.
  8. ↑ Putra, Ikram (1 Februari 2019). "The Conversation bergabung dengan CekFakta.com". The Conversation. Diakses tanggal 19 Desember 2024.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mafindo.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan