Jumat, 23 Oktober 2026
15:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
MK II

MK II

Bagikan:
MK II
250px-Puppen_MK_II_%28Cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Puppen
Dirilis1998 (1998)
Direkam1997–1998[1]
StudioRYR Studio, Bandung
Genre
Durasi39:30
LabelDistorsi
Kronologi Puppen
Not a Pup EP
(1996)
MK II
(1998)
Puppen
(2000)

MK II adalah album kedua dari grup musik Puppen yang dirilis pada tahun 1998 di bawah label Distorsi.

Latar belakang dan komposisi

Setelah berhasil meluncurkan album mini perdana Not a Pup EP yang terjual sebanyak 10.000 keping pita kaset,[2] Puppen melanjutkan kesuksesannya dengan merilis album kedua yang berdurasi panjang. Berbeda dengan album debut mereka, album ini sebagian besar diisi dengan lagu-lagu berbahasa Indonesia alih-alih bahasa Inggris.[2] Lagu pembuka berjudul "Sistem" yang merupakan lagu protes terhadap suatu sistem, adalah daur ulang dari lagu yang sama pada album kompilasi Masaindahbangetsekalipisan, yang dirilis satu tahun sebelumnya.[2] Beberapa aliran lain turut memengaruhi album; lagu "Pecundang" memiliki intro yang terinspirasi dari musik ska, sementara lagu "United Fist" memiliki unsur rap yang diisi oleh Herry "Ucok" Sutresna dan Adolf "Lephe" Triasmoro.[2]

Penerimaan

Album tersebut meraih keberhasilan besar, dengan aransemen musik serta lirik yang dianggap lebih baik dan tajam daripada album terdahulu, serta menjadi salah satu album yang paling berpengaruh membawa musik bawah tanah menjadi arus utama dalam musik Indonesia.[2]

Album MK II ditempatkan pada peringkat ke-106 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #32 bulan Desember 2007.[3] Lagu kedua dari album tersebut, "Atur Aku", ditempatkan pada peringkat ke-106 dalam daftar "150 Lagu Indonesia Terbaik" yang diterbitkan pada edisi #56 bulan Desember 2009[4] oleh penerbit yang sama. Lagu tersebut juga dirilis pada album kompilasi keluaran Aquarius Musikindo Indonesia Best Alternative (Tonggak Musik Alternatif).[2][5]

Daftar lagu

Semua lirik ditulis oleh Arian13, kecuali lagu ketujuh oleh Lephe, Arian13 dan Ucok, serta lagu kedelapan oleh Prima dan Arian13.

Sisi-A
No.JudulDurasi
1."Sistem"3:51
2."Atur Aku"5:09
3."True"4:26
4."Lelah"4:51
5."Pecundang"3:38
Total durasi:21:55
Sisi-B
No.JudulDurasi
6."Sisi Lain"5:27
7."Dansa!"2:24
8."United Fist"4:41
9."Hilang"5:03
Total durasi:17:35

Personel

Referensi

  1. ↑ "Artikel Musik Indie : R.I.P Puppen 1992-2002". Djarumcoklat.com. 29 Maret 2014. Diakses tanggal 26 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 Resmadi 2020, hlm. 213–216.
  3. ↑ "150 Album Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia. No. 32. Jakarta: JHP Media. Desember 2007.
  4. ↑ "150 Lagu Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia. No. 56. Jakarta: JHP Media. Desember 2009.
  5. ↑ Jaluardi, Herlambang (8 Agustus 2021). "Indie Ten, Etalase Musik Alternatif Kala Itu". Kompas.id. Kompas Cyber Media. Diakses tanggal 26 September 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan