Jumat, 23 Oktober 2026
15:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Not a Pup EP

Not a Pup EP

Bagikan:
Not a Pup EP
250px-Not_a_Pup_EP_%28Cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album minikarya Puppen
Dirilis1995 (1995)[1]
Direkam1994
StudioTriple M Studio, Jakarta
Genre
Durasi23:38
LabelDistorsi
Kronologi Puppen
Not a Pup EP
(1995)
MK II
(1998)

Not a Pup EP adalah album mini perdana dari grup musik Puppen yang dirilis pada tahun 1995 di bawah label Distorsi.

Produksi

Pada tahun 1993, Puppen merekam dua singel pertama mereka, "Freedom to Defecate" dan "This Is Not a Puppen Song".[1] Dalam album pertama, Harry Ajo hadir sebagai gitaris kedua. Pengarah musik Samuel Marudut beserta manajer Helvi Sjarifuddin dari FFWD Records turut berperan dalam pembuatan album.[2] Hampir semua lagu dinyanyikan dalam bahasa Inggris, dengan satu lagu berbahasa Indonesia, "Diam".[3]

Penerimaan

Album tersebut meraih kesuksesan dan terjual sebanyak 10.000 keping pita kaset.[2][3] Lagu pertama dari album tersebut, "Freedom to Defecate", dirilis sebagai lagu pembuka dalam album kompilasi Injak Balik yang dirilis oleh label rekaman Prancis, Tian An Men 89.[1]

Daftar lagu

Semua trak ditulis oleh Puppen.

Sisi-A
No.JudulDurasi
1."Freedom to Defecate"1:51
2."Violent Youth"3:55
3."Life's..."2:44
4."Diam"0:37
Total durasi:9:07
Sisi-B
No.JudulDurasi
5."This Is Not a Puppen Song"3:17
6."Stick Together"2:48
7."Grind Hard"4:32
8."What's Wrong with You"3:54
Total durasi:14:31

Personel

Referensi

  1. 1 2 3 "Puppen: Setia Terhadap Underground". Musikamu.com. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Juli 2001. Diakses tanggal 22 Oktober 2024.
  2. 1 2 "Artikel Musik Indie : R.I.P Puppen 1992-2002". Djarumcoklat.com. 29 Maret 2014. Diakses tanggal 26 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Resmadi 2020, hlm. 213–216.
Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan