Kamis, 24 September 2026
02:42 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Sindrom pernapasan Timur Tengah

Sindrom pernapasan Timur Tengah

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Sindrom pernapasan Timur Tengah
250px-MERS-CoV_electron_micrograph3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Partikel virus MERS-CoV
SpesialisasiPenyakit menular Sunting ini di Wikidata
DurasiBeberapa hari hingga beberapa minggu

Sindrom pernapasan Timur Tengah (bahasa Inggris: Middle East respiratory syndrome, disingkat MERS) merupakan sindrom pernapasan yang sumber infeksinya adalah koronavirus - MERS.

Tanda dan gejala

Laporan awal[1] membandingkan virus ini dengan sindrom pernapasan akut berat (SARS), dan dijuluki dengan virus mirip SARS dari Arab Saudi.[2] Gejala infeksi MERS-CoV termasuk gagal ginjal dan pneunomia akut, yang sering kali berakibat fatal. Pasien pertama yang tercatat pada bulan Juni 2012 mengalami "demam, batuk berdahak, dan sesak napas selama 7 hari."[1] MERS memiliki masa inkubasi sekitar 12 hari. MERS kadang juga dapat menyebabkan pneumonia, baik pneunomia viral maupun pneunomia bakterial.

Terapi

Tidak ada pengobatan yang diketahui bagi penderita MERS hingga saat ini. Beberapa terapi bisa dilakukan melalui inhibitor DPP4.[3] Perawatan terhadap penderita virus SARS bisa dijadikan dasar bagi perawatan wabah MERS-CoV;[4][5] interferon antara α2b dan Ribavirin akan memengaruhi replikasi MERS-coV.[6]

Pencegahan

Untuk saat ini, pencegahan bisa dilakukan dengan cara memberikan vaksinasi influenza tahunan dan vaksinasi pneumokokus 5 tahunan kepada penderita untuk mengurangi atau melemahkan tingkat keparahan infeksi MERS.[7][8]

Referensi

  1. 1 2 Ali Mohamed Zaki; Sander van Boheemen; Theo M. Bestebroer; Albert D.M.E. Osterhaus; Ron A.M. Fouchier (8 November 2012). "Isolation of a novel coronavirus from a man with pneumonia in Saudi Arabia" (PDF). New England Journal of Medicine. 367 (19): 1814. doi:10.1056/NEJMoa1211721. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-11-04. Diakses tanggal 2014-05-11.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Doucleef, Michaeleen (26 September 2012). "Scientists Go Deep On Genes Of SARS-Like Virus". Associated Press. Diakses tanggal 27 September 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Tripp, Ralph (Ags 27, 2013). "Therapeutic Considerations for Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus" (PDF). Journal of Antivirals & Antiretrovirals. 5. doi:10.4172/jaa.1000e109tidak aktif 2014-03-22. ISSN 1948-5964.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: DOI nonaktif per Maret 2014 (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "SARS Virus Treatments Could Hold the Key for Treatment of MERS-CoV Outbreak". Science Daily. Diakses tanggal 19 November 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Momattin, Hisham (Oktober 2013). "Therapeutic Options for Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) – possible lessons from a systematic review of SARS-CoV therapy". International Journal of Infectious Diseases. 17 (10): e792–e798. doi:10.1016/j.ijid.2013.07.002. PMID 23993766.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Coleman, Christopher M. (5 September 2013). "Emergence of the Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus". PLoS Pathogens. 9 (9): e1003595. doi:10.1371/journal.ppat.1003595. PMC 3764217. PMID 24039577.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  7. Parrish, R. (7 Juni 2013). "Novavax creates MERS-CoV vaccine candidate". Vaccine News. Diakses tanggal 24 Juni 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Price, J. R. (26 Juni 2013). "Greffex Does It Again". Business Wire. Diakses tanggal 27 Juni 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan