Sabtu, 31 Oktober 2026
06:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Lydia Arlini Wahab

Lydia Arlini Wahab

Bagikan:
Lydia Arlini Wahab
Lydia_Arlini_Wahab_2019_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
Lydia Arlini Wahab

1953 (umur 72–73)
GelarPuteri Indonesia 1973
Pemenang kontes kecantikan
Warna rambutHitam
Warna mataHitam
Kompetisi
utama
Puteri Indonesia 1973
*Pemenang*
Queen of The Pacific 1974
Peserta
Miss International 1974
Peserta
Miss Universe 1975
Peserta

Lydia Arlini Wahab (lahir tahun 1953) adalah seorang ratu kecantikan asal Jakarta yang menjadi wakil Indonesia di kontes kecantikan Miss International 1974 dan Miss Universe 1975, namun tidak menempati posisi di kedua kontes tersebut.[1] Lydia juga sebelumnya mengikuti kontes Queen of The Pacific 1974 dan berhasil meraih gelar atribut Miss Crowning Glory.[2]

Ia menjadi satu-satunya wanita Indonesia yang menjadi wakil di dua kontes kecantikan utama internasional, Miss Universe dan Miss International.[3]

Kontes kecantikan

Pada tahun 1975 Indonesia mengirimkan Lydia Arlini Wahab, pemenang kontes Puteri Indonesia 1973 ke ajang Miss Universe 1975 di El Salvador. Sebelumnya, Indonesia telah mengirimkan wakil pertamanya di kontes Miss Universe, Nia Kurniasi Ardikoesoema dari Bandung. Sama seperti pendahulunya, Lydia juga gagal tembus dalam jajaran semifinalis.[4]

Sebelum berkompetisi di Miss Universe, Lydia juga mewakili Indonesia di ajang Miss International 1974 di Tokyo, Jepang namun tidak masuk sebagai semifinalis dan ajang Queen of The Pacific 1974 yang berhasil memenangkan penghargaan Miss Crowning Glory.

Kesehatan

Lydia Arlini Wahab telah divonis mengidap kanker ovarium stadium 3C.[5] Menghadapi penyakit yang dideritanya, mantan Miss Indonesia tahun 1970-an tersebut justru semakin berpikir positif terhadap ujian berat itu. Menurut wanita yang pernah mengikuti ajang 'Miss Universe & Miss International' ini, kunci menghadapi setiap masalah adalah dengan ikhlas menjalani kehidupan. Ia juga mengaku, setelah menjadi seorang survivor, ia mulai mengubah gaya hidupnya menjadi semakin sehat. Seperti mulai membiasakan diri berolahraga ringan yakni berjalan kaki.[6]

Kehidupan pribadi

Lydia Arlini Wahab dikaruniai tiga orang anak dari perkawinannya dengan Mayjen TNI Rianzi Julidar, salah satunya adalah Prisa Rianzi, anak kedua pasangan tersebut yang saat ini berprofesi sebagai penyanyi. Prisa membuat video klipnya pada bulan September 2007 dengan judul lagu Kau Curi Lagi yang dinyanyikan oleh J-rocks dari album Spirit. Prisa merupakan anggota dari grup musik Vendetta sebelumnya ia pernah membentuk grup musik Zala. Pada Mei 2008 ia meluncurkan albumnya yang berjudul Prisa.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Meraba Sosok Puteri Indonesia Dengan Rasa Miss Universe". iPageants. 18 Oktober 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-16. Diakses tanggal 22 Desember 2016.
  2. ↑ Amini, Mutiah (2005). "Dinamika Pemilihan "Putri Indonesia" pada Masa Orde Baru" (PDF). Laporan Penelitian. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
  3. ↑ "Fact #41 Lydia Arlini Wahab, satu-satunya wanita Indonesia yang mengikuti 2 ajang berikut "Miss Universe & Miss International"..." DPIdaMU on Facebook. 16 Januari 2014. Diakses tanggal 22 Februari 2014.
  4. ↑ Pudjiastuti, Chris (16 April 2017). "Ini Musimnya Kontes Ratu, Putri, dan "Miss"". Kompas. Diakses tanggal 16 September 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Kamaliah, Aisyah (9 Juli 2017). "Kisah Inspiratif Mantan Putri Indonesia Saat Berjuang Melawan Kanker". detikHealth. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-16. Diakses tanggal 16 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Kisah Inspiratif Mantan Miss Indonesia yang Berjuang Melawan Kanker". Batamnews.co.id. 10 Juli 2017. Diakses tanggal 16 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Prisa Rianzi: Musik Metal Ibarat Nyandu". Kompas.com. 4 Mei 2008. Diakses tanggal 22 Februari 2014.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Irene Rebecca Soetanto
(1973)
Ratu Indonesia
1973
Diteruskan oleh:
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Francisca Warastuti
(1975)
Didahului oleh:
Sulawesi Utara Louise Maria Maengkom
(1970)
Miss International Indonesia
1974
Diteruskan oleh:
Jawa Tengah Yayuk Rahayu Sosiawati
(1975)
Didahului oleh:
Jawa Barat Nia Kurniasi Ardikoesoema
(1974)
Miss Universe Indonesia
1975
Diteruskan oleh:
Jawa Barat Yuliarti Rahayu
(1976)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan