Jumat, 16 Oktober 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Lydia Natalia

Lydia Natalia

penyanyi perempuan asal Indonesia

Bagikan:
Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (Maret 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Lydia Natalia
250px-Lydia_Natalia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Lydia Natalia Hadidjaja

16 Februari 1969 (umur 57)
Pekerjaanpenyanyi (1984-1993)
dokter
konsultan kecantikan
Karier musik
Genrepop
Instrumenvokal
Tahun aktif1984 – 1993
LabelAtlantic Records (1984)
JK Records (1984-1988)

Lydia Natalia (lahir di Jakarta, DKI Jakarta, 16 Februari 1969) adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia yang eksis pada era 80-an. Ia merupakan salah satu “bidadari” JK Records, perusahaan rekaman yang pada masa itu terkenal dengan artis-artisnya yang berwajah cantik.

Perjalanan karier

Lydia yang gemar menyanyi sejak usia 12 ini pernah selama empat tahun belajar vokal pada Meyer Hutabarat. Sayangnya, karena tidak begitu teratur, kemajuan yang diperolehnya tidak begitu memuaskan. Misalnya, pada tahun 1980, ia hanya bisa meraih juara harapan I pada lomba menyanyi anak-anak yang diselenggarakan di Taman Ria Monas, Jakarta.[1]

Awal rekaman

Album perdananya berjudul Kau Kasihku yang direkam tahun 1984 di bawah label Asia Records. Namun album ini tak kunjung dirilis sampai Lydia bergabung dengan JK Records pada tahun yang sama, dan setelah nama Lydia berkibar di label tersebut, barulah album Kau Kasihku tersebut beredar di pasaran. Album tersebut tidak menuai sukses karena tidak adanya promosi dari Lydia, karena ia sudah bergabung dengan label baru.[2]

Album keduanya, Untukmu Kuserahkan dirilis pada tahun yang sama. Ini adalah album pertama Lydia di JK Records, dan langsung meledak di pasaran. Kesuksesan itu diikuti oleh album-album Lydia berikutnya di JK Records.

Album Lydia Natalia yang terlaris dan terpopuler adalah albumnya yang ketiga yang berjudul "Kangen" yang dirilis oleh JK Records pada Agustus 1986.

Mulai menghilang

Meskipun cukup menuai sukses di eranya, namun karier Lydia terbilang sangat pendek. Album terakhirnya dirilis tahun 1989 dengan judul Bukan untuk Satu Hari Saja. Dan sebagaimana layaknya penyanyi era 80-an kebanyakan, nama Lydia nyaris tak pernah muncul lagi dalam dunia selebritas Indonesia. Hanya sesekali ia muncul dalam album kompilasi bersama penyanyi lain. Saat ini ia berprofesi sebagai dokter.

Diskografi

Album studio

Album kompilasi bersama

Referensi

  1. ↑ (Indonesia) "Lydia Natalia: Dulu Penyanyi, Kini Dokter" (HTML). Diakses tanggal 2013-4-23.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. ↑ (Indonesia) "Lydia Natalia - Kau Kasihku". Diarsipkan dari asli (HTML) tanggal 2013-03-30. Diakses tanggal 2012-12-04.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan