Kamis, 15 Oktober 2026
15:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Lydia Cacho

Lydia Cacho

Bagikan:
250px-Lydia_Cacho_en_entrevista_%282%29_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lydia Cacho

Lydia Cacho (lahir di Meksiko,12 April 1963) adalah seorang jurnalis. Dalam penghargaan Guillermo Cano-UNESCO 2008 ia menyampaikan bahwa, Menurut Lydia peran jurnalis adalah menjadi lentera, yang memungkinkan masyarakat menggunakan hak dalam memahami dan mengetahui. Ia juga yakin Hak Asasi Manusia itu tidak dapat dinegosiasikan. Menurutnya tulisan lah yang membuat dirinya hidup. Ia juga di juluki jurnalis investigasi paling terkenal dan mengangkat hak asasi perempuan. Dalam tulisannya di media, dia sangat memfokuskan pada kekerasan penyalahgunaan seksual terhadap perempuan dan anak-anak.

Selain seoran jurnalis, Lydia juga merupakan seorang aktivis Ham. Karena dia seorang aktivis yang pemberani dia pernah nyaris terenggut nyawanya dalam pengungkapan kasus korupsi politik, kejahatan terorganisasi, dan kekerasan domestik. Ia juga menulis buku, salah satunya Los Demoniosd del Eden, di sana ia mengangkat masalah skandal yang meluas dan membunuh beberapa pengusaha penting yang telah berkonspirasi melindungi lingkaran pedofilian. Pada tahun 2006, Lydia hampir di perkosa karena sebuah laporannya mengenai rekaman percakapan antara pengusaha Kamel Nacif Borge dan Mario Plutarco Marin Torres, Gubernur Puebla yang berkonspirasi.

Menurut Lydia, pemerintahan Meksiko tidak menunjukan upaya lebih kuat untuk menghentikan[1]

Referensi

  1. ↑ Yukesti, Tetty,. 51 perempuan pencerah dunia (Edisi Terbitan pertama). Jakarta. ISBN 9786020268934. OCLC 940482207.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan