Rabu, 28 Oktober 2026
15:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Luntur jawa

Luntur jawa

spesies burung

Bagikan:
Luntur Jawa
250px-Javan_Trogon_%28Harpactes_reinwardtii_reinwardtii%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. reinwardtii
Nama binomial
Apalharpactes reinwardtii
(Temminck, 1822)
Sinonim

Harpactes reinwardtii

Artikel takson sembarang

Luntur Jawa (Apalharpactes reinwardtii), kadang juga disebut luntur gunung, adalah spesies burung yang termasuk famili Trogonidae. Spesies ini dulu pernah disatukan dengan spesies luntur sumatera (Apalharpactes mackloti) dengan nama luntur ekor biru, akan tetapi perbedaan ukuran, berat badan dan bulu-bulunya telah membuat keduanya dijadikan terpisah.[2] Kedua spesies ini sebelumnya dikelompokkan bersama jenis-jenis luntur asia lainnya dalam genus Harpactes, tetapi sekarang keduanya memiliki genus tersendiri karena adanya perbedaan pada bulunya.

Luntur Jawa adalah burung endemik untuk bagian barat dan tengah pulau Jawa, Indonesia. Di Jawa Barat, Luntur Jawa dapat ditemukan di Gunung Salak, Gunung Gede Pangrango, Gunung Wayang, Gunung Papandayan, serta Gunung Halimun. Adapun di Jawa Tengah dapat ditemukan di Gunung Slamet dan Gunung Kemulan.

Habitat alaminya adalah hutan lembap montane tropis atau subtropis. Kelestarian spesies ini terancam oleh kemusnahan habitanya.

Referensi

  1. ↑ http://www.iucnredlist.org/details/22682824/0
  2. ↑ Collar, N. & Van Ballen, S. (2002). "The Blue-tailed Trogon Harpactes (Apalharpactes) reinwardtii: species limits and conservation status" Forktail 18 121-125

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan