Sabtu, 17 Oktober 2026
02:57 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Lucius Aelius

Lucius Aelius

Bagikan:
250px-Portrait_Lucius_Aelius_Louvre_Ma1167.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lucius Aelius, Museum Louvre

Lucius Aelius Verus Caesar (13 Januari, 101 – 1 Januari, 138) menjadi anak angkat dan pengganti yang dimaksudkan, dari Kaisar Romawi Hadrian (24 Januari 76 - 10 Juli 138), namun tidak pernah mencapai tahta.

Aelius dilahirkan dengan nama Lucius Ceionius Commodus Verus. Ia merupakan salah satu dari gens Ceionia. Ayahnya Lucius Ceionius Commodus Verus (menurut Sejarah Augustan dikenal sebagai Lucius Aurelius atau Annius) adalah konsul pada tahun 106 dan kakek paternalnya dengan nama yang sama adalah konsul pada tahun 78. Leluhur paternalnya berasal dari Etruria dan berada di ranking konsuler. Ibunya adalah seorang wanita Romawi yang bernama Aelia atau Fundania Plautia. Sejarah Augustan menyatakan bahwa kakek maternalnya dan leluhur maternalnya memiliki ranking konsuler.

Sebelum tahun 130, Aelius menikahi Avidia Plautia, seorang wanita bangsawan Romawi yang memiliki koneksi yang baik yang adalah putri Senator Romawi Gaius Avidius Nigrinus. Plautia melahirkan Aelius, 2 putra dan 2 putri, yang adalah:

Aelius diangkat oleh seorang tua dan sakit-sakitan Hadrian pada tahun 136 dan diangkat sebagai pewaris tahta, meskipun ia tidak memiliki pengalaman militer; ia bekerja sebagai senator. Ia memiliki koneksi politik yang besar, tetapi tidak baik kesehatannya. Seleranya mewah dan hidupnya boros. Ia konon memiliki puisi erotis Ovid dan "sebuah buku tentang Apicius" (sepertinya Apion Diatas kemewahan Apicius) sebagai bacaan dongeng sebelum tidur, dan secara pribadi menciptakan hidangan mewah tetrapharmacum.[1]

Aelius sendiri tidak pernah menjadi kaisar, dan bahkan meninggal sebelum kematian Hadrian. Setelah kematian Aelius, Hadrian mengangkat Antoninus Pius (19 September, 86 – 7 Maret, 161) dengan syarat bahwa Antoninus Pius mengangkat Lucius Verus yang lebih muda dan cucu keponakan Hadrian lewat pernikahan, Marcus Aurelius (26 April, 121 – 17 Maret, 180). Marcus Aurelius kemudian memerintah bersama-sama dengan Lucius Verus sebagai gabungan Kaisar Romawi, sampai Lucius Verus wafat pada tahun 169. Setelah Marcus Aurelius merupakan pemimpin tunggal sampai kematiannya pada tahun 180. Aelius merupakan karakter utama di dalam Marguerite Yourcenar Memoir Hadrian.

Catatan

  1. ↑ Historia Augusta, Life of Aelius Verus 5.9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan