Kamis, 24 September 2026
11:29 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Lucilla

Lucilla

Lucilla
Augusta
250px-Statue_of_Lucilla_detail.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung pualam Lucilla yang digambarkan sebagai Ceres, 150–200 M (Museum Nasional Bardo, Tunisia)
Permaisuri Kekaisaran Romawi
Berkuasa164–169
Lahir7 Maret, antara 148 hingga 150
Roma, Kekaisaran Romawi
Meninggal182 (umur 32–34)
Capri, Kekaisaran Romawi
AyahMarkus Aurelius
IbuFaustina yang Muda
Pasangan
Keturunan
  • Aurelia Lucilla
  • Lucilla Plautia
  • Lucius Verus
  • Aurellius Pompeianus
Nama lengkap
Annia Aurelia Galeria Lucilla
Nama takhta
Annia Aurelia Galeria Lucilla Augusta
WangsaDinasti Nerva–Antoninus

Annia Aurelia Galeria Lucilla atau Lucilla (7 Maret 148 atau 150-182) adalah putri kedua dan anak ketiga Kaisar Romawi Markus Aurelius dan permaisurinya, Faustina yang Muda. Ia kemudian menjadi istri dari rekan penguasa ayahnya, Lucius Verus, dan kakak perempuan Kaisar Commodus. Lucilla diasingkan dan dihukum mati oleh Commodus setelah ia turut serta dalam persekongkolan untuk membunuh sang kaisar.

Persekongkolan untuk membunuh Commodus

Akibat pemerintahan kakaknya yang tidak stabil, pada tahun 182 Lucilla memutuskan untuk bersekongkol membunuh Commodus dan menjadikan suaminya sebagai penguasa yang baru.[1] Namun, rencana pembunuhan ini gagal.[2][3][4] Lucilla kemudian dibuang ke Pulau Capri, dan ia kemudian dieksekusi di pulau tersebut oleh salah seorang kenturion Commodus.[3]

Referensi

  1. Lightman, Marjorie and Lightman, Benjamin, A to Z of Ancient Greek and Roman Women, Infobase Publishing, 2008. ISBN978-1438107943.
  2. Cassius Dio, Roman History, 71.1, 3; 73.4.4–5.
  3. 1 2 Lucius Aurelius Commodus (AD 161 – AD 192), roman-empire.net. Accessed 29 May 2012.
  4. Gibbon, Edward, The Decline And Fall Of The Roman Empire, Vol. 1, Chap. 4, Part I.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan