Selasa, 22 September 2026
02:01 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
London Array

London Array

PLTB London Array
330px-London_Array_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
London Array, dalam pengerjaan konstruksi pada tahun 2009.
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=London_Array&revid=27196200&groups=_686e371858e1c1558b43fc54192d5cadffbd621f&parser=parsoid
NegaraInggris, Britania Raya
Koordinat51°38′38″N 01°33′13″E / 51.64389°N 1.55361°E / 51.64389; 1.55361
StatusOperasional
Pembangunan dimulaiMaret 2011
Tanggal diresmikanOktober 2012
Biaya pembangunan£1.8 billion (2.2 billion)
PemilikDONG Energy (50%)
E.ON UK Renewables (30%)
Masdar (20%)
PengembangLondon Array Limited
Turbine information
Turbin341 × 3.6 MW
ProdusenSiemens Wind Power
Wind farm information
JenisLepas pantai
Jarak dari pesisir7 mi (11,3 km)
Informasi pembangkit tenaga
Kapasitas terpasang630 MW
Kapasitas maksimum1.000 MW

London Array adalah pembangkit listrik tenaga bayu lepas pantai di delta sungai Thames, Britania Raya. Dengan kapasitas nominal mencapai 1000 MW, London Array menjadi PLTB lepas pantai terbesar di dunia.[1] Pondasi pertama dipasang pada bulan Maret 2011[2] dan fase I yang terdiri dari 175 turbin menghasilkan 630 MW, beroperasi penuh pada tanggal 8 April 2013.[3] Perdana Menteri Britania Raya David Cameron meresmikannya pada tanggal 4 Juli 2013.[4]

Setiap turbin dan sub-stasiun lepas pantai didirikan di atas tiang tunggal bawah laut dan terhubung dengan 210 km kabel bertegangan 33 kV. Kedua sub-stasiun lepas pantai terhubung dengan sub-stasiun di atas pantai di Cleve Hill (dekat Graveney) di sebelah utara pantai Kent, dengan empat kabel bawah laut bertegangan 150 kV, masing-masing sepanjang 50 km. Diberi nama London Array karena menyuplai listrik ke London Raya.

Turbin disuplai Siemens Wind Power.[5]

Dampak lingkungan

PLTB lepas pantai ini akan mengurangi emisi CO2 tahunan sekitar 900.000 ton, yang setara dengan emisi 300.000 mobil.[6] Fase kedua dari London Array diperkecil setelah Royal Society for the Protection of Birds menyatakan kekhawatirannya mengenai efeknya terhadap populasi burung penyelam leher merah (Gavia stellata).[7]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan