Minggu, 25 Oktober 2026
11:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Loncat indah

Loncat indah

Bagikan:
250px-Racing_gravity_-_Summer_Olympics_Beijing_2008.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang atlet saat bertanding dalam cabang loncat indah pada Olimpiade Musim Panas Beijing 2008

Lompat indah atau loncat indah (bahasa Inggris:diving) adalah jenis olahraga yang mengombinasikan gerakan loncatan dan akrobatik indah di udara. Olahraga ini diawali dengan gerakan memantulkan badan ke papan loncat yang akan masuk ke dalam air. Ketika tubuh berada di udara, tubuh harus membuat gerakan akrobatik yang indah sebelum akhirnya masuk ke air. Loncat indah pertama kali ditemukan di Eropa dan mulai menjadi olahraga kompetisi di Inggris pada tahun 1905.[1] Olahraga loncat indah dilakukan secara individu, atlet yang melakukannya disebut peloncat. Olahraga loncat indah dilakukan secara individu, atlet yang melakukannya disebut peloncat. Gerakan yang dimainkan di udara dan jarak ketinggian yang diambil disesuaikan dengan keinginan peloncat. Alat yang membantu dalam gerakan loncat indah yaitu papan loncatan yang disebut spring board.[2] Salah satu manfaat dari olahraga loncat indah yaitu bisa membantu untuk regenerasi sel-sel otot dan membantu meningkatkan kebugaran jasmani.[3] Hingga kini, Quan Hongchan adalah atlet loncat indah terbaik di dunia, yang telah berhasil mendapatkan emas dalam nomor sinkronisasi 10 meter.[4]

Jenis Gerakan

Foward dive (Loncat ke depan)

Gerakan loncat ke depan dimulai dengan posisi badan yang menghadap ke air. Dalam posisi akan melompat, lengan digerakkan ke sebelah sisi sehingga menghasilkan gerakan yang anggun menyerupai sayap kemudian digabungkan di atas kepala sebelum masuk ke dalam air. Utamakan posisi ujung telapak kaki melakukan hentakan ke papan loncat sehingga membuat sikap melayang yang indah, dan lurus di udara. Pertahankan posisi tersebut hingga tubuh masuk ke dalam air.[5]

Back dive (Loncat membelakangi kolam)

Gerakan back dive dimulai dengan posisi tubuh yang membelakangi kolam. Badan dihempaskan dengan melakukan loncatan di papan hingga menimbulkan efek seperti tombak yang meluncur.[5]

Reverse dive (Menyelam dengan posisi terbalik)

Gerakan reverse dive diawali dengan posisi tubuh yang menghadap ke depan air, tetapi setelah melakukan loncatan posisi tubuh tersebut menjadi berlawan arah hingga tubuh berbalik membelakangi kolam.[5]

Inward dive (menyelam menukik ke dalam)

Gerakan loncat indah jenis inward drive dilakukan dengan posisi awal tubuh menghadap ke air. Setelah itu, tubuh melakukan rotasi setelah melakukan loncatan. Posisi akhir menghasilkan posisi kepala menghadap air.[5]

Twist dive (gerakan memutar)

Gerakan twist dive mengharuskan peloncat indah berputar secara lateral, dengan jalur yang seolah-olah ditarik di antara tubuh dan kaki.[5]

Referensi

  1. ↑ Merisa, Cirana (2018). "Yuk, Mengenal Lebih Dekat Olahraga Loncat Indah, dengan Ketahui 4 Fakta Menarik Ini - Bobo". bobo.grid.id. Diakses tanggal 2022-02-20.
  2. ↑ Usra, Meirizal (2017). "Pengembangan Model Alat Latihan Twiss Loncat Indah". Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan. 6 (1): 37. doi:10.36706/altius.v6i1.8226. ISSN 2685-0516.
  3. ↑ Rasang, Firmansyah; Hedyanto, Yonny (2017). "Analisis Gerak Cabang Olahraga Diving Springboard 1 Meter Golongan 303B". E-Journal Unesa. hlm. 2.
  4. ↑ Alfiqi, Gheovano (2021). Khairany, Rr. Cornea (ed.). "Atlet China 14 tahun Quan Hongchan raih emas loncat indah". ANTARA News. Diakses tanggal 2022-02-21.
  5. 1 2 3 4 5 Abdillah, Brian Amri (2016). "Analisis Biomekanika Keterampilan Gerak Loncat Indah Golongan I Sudut Pada Widya Klub Jatidiri Semarang" (PDF). Digilib Unnes. hlm. 6-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan